diajeng.id - Dengan bulu lebat yang mengelilingi leher layaknya surai singa, anjing Chow Chow memiliki penampilan yang khas dan mudah dikenali. Ras anjing yang berasal dari Tiongkok ini tidak hanya menarik perhatian karena tampilannya, tetapi juga karena sifatnya yang tenang, mandiri, dan cukup selektif dalam menunjukkan kasih sayang.
Berikut adalah fakta, karakteristik dan harga anjing Chow Chow yang perlu kamu ketahui.
Fakta Menarik tentang Anjing Chow Chow dan Karakteristiknya
Chow Chow bukan sekadar anjing peliharaan biasa. Ras anjing yang satu ini dikenal memiliki sifat unik yang berbeda dari kebanyakan anjing lainnya. Mulai dari kepribadiannya yang cenderung mandiri hingga ekspresinya yang terkesan cuek, semua itu menjadi bagian dari daya tarik Chow Chow.
Beberapa fakta menarik berikut bisa membantumu memahami seperti apa karakteristik khas anjing ini, terutama jika kamu sedang mempertimbangkan untuk memeliharanya.
1. Asal-usul dan Sejarah
Chow Chow merupakan salah satu ras anjing tertua di dunia. Asal-usulnya berasal dari Tiongkok, bahkan dipercaya telah ada sejak Dinasti Han (sekitar 206 SM). Di masa lalu, Chow Chow dimanfaatkan sebagai anjing penjaga kuil, pemburu buruan kecil, hingga penarik gerobak.Bahkan, beberapa catatan sejarah menyebutkan bahwa ras ini sempat dikonsumsi dan digunakan sebagai bahan pakaian karena bulunya yang tebal. Fakta ini menunjukkan betapa multifungsi dan pentingnya peran Chow Chow dalam sejarah budaya Tiongkok.
2. Penampilan Menyerupai Singa
Salah satu daya tarik Chow Chow terletak pada penampilannya yang khas. Ia memiliki bentuk wajah lebar dengan ekspresi serius, telinga kecil dan tegak, serta tubuh padat yang membuatnya terlihat seperti boneka beruang atau singa kecil.Bagian paling mencolok adalah bulu tebal di sekitar lehernya yang membentuk seperti surai, menyerupai singa. Penampilannya yang unik ini sering membuat orang tertarik untuk memeliharanya, meskipun sifatnya tidak selalu sehangat penampilannya.
3. Mempunyai Dua Jenis Bulu
Chow Chow memiliki double coat, yaitu dua lapisan bulu yang terdiri dari lapisan dalam yang lembut dan lapisan luar yang lebih kasar. Terdapat dua varian utama, yaitu rough coat dengan bulu yang panjang, tebal, dan sedikit mengembang, serta smooth coat yang memiliki bulu lebih pendek dan rata.Kedua jenis ini tetap membutuhkan perawatan intensif karena bulunya mudah kusut dan rontok, terutama saat pergantian musim.
4. Warna Bulu Beragam
Meskipun terlihat seragam dari kejauhan, Chow Chow sebenarnya memiliki lima warna bulu utama yang diakui secara resmi, yaitu merah (yang paling umum), hitam, blue (abu-abu kebiruan), cinnamon (cokelat muda keemasan), dan cream.Setiap warna memberikan nuansa karakter yang sedikit berbeda pada penampilannya, meskipun tidak memengaruhi temperamennya.
5. Lidah Berwarna Hitam
Salah satu ciri paling unik dari Chow Chow adalah lidahnya yang berwarna biru kehitaman. Anak anjing Chow Chow lahir dengan lidah berwarna pink seperti anjing pada umumnya, namun akan berubah menjadi gelap seiring pertumbuhan.Lidah ini menjadi penanda khas, karena hanya sedikit ras anjing lain yang memiliki ciri serupa. Salah satunya adalah Shar Pei, yang juga berasal dari Tiongkok.
6. Ukuran Besar
Chow Chow tergolong anjing berukuran sedang hingga besar. Tingginya berkisar antara 43–51 cm, dengan berat sekitar 18–32 kg. Tubuhnya padat dan kuat, dengan struktur tulang yang kokoh.Meskipun ukurannya cukup besar, jenis anjing coco biasanya tidak terlalu aktif atau energik seperti anjing ras besar lainnya. Mereka lebih suka bersantai atau berjalan pelan.
7. Mandiri dan Pendiam
Tidak seperti banyak ras anjing lain yang sangat aktif dan manja, anjing jenis coco dikenal memiliki kepribadian yang independen dan tenang. Ia tidak terlalu suka dipeluk atau digendong, dan biasanya hanya menunjukkan kasih sayang kepada satu orang yang benar-benar dipercaya.Banyak yang menyebut karakternya seperti kucing, cuek, harga diri tinggi, dan tidak terlalu butuh validasi. Meskipun begitu, ia bisa sangat setia dan protektif terhadap orang yang dicintainya.
8. Perlu Aktivitas dan Perawatan Rutin
Chow Chow bukan anjing yang butuh olahraga berat. Cukup dua kali jalan santai selama 15–30 menit per hari. Namun, perawatan bulunya tidak bisa dianggap enteng. Karena memiliki bulu ganda, anjing coco perlu disikat minimal 2–3 kali seminggu untuk mencegah kusut.Saat musim rontok (biasanya dua kali setahun), menyikatnya setiap hari sangat disarankan untuk menjaga kebersihan rumah dan kesehatan kulitnya.
9. Rentan Terhadap Penyakit Tertentu
Beberapa masalah kesehatan yang umum dialami Chow Chow antara lain hip dysplasia, yaitu gangguan pada sendi pinggul yang dapat menyebabkan pincang, serta elbow dysplasia yang memengaruhi pergerakan siku.Selain itu, Chow Chow juga rentan mengalami entropion, yaitu kondisi kelopak mata yang melipat ke dalam dan menyebabkan iritasi, serta torsio lambung atau bloat, yaitu kondisi darurat saat perut membengkak dan berputar yang bisa sangat berbahaya jika tidak segera ditangani.
Oleh karena itu, penting untuk membawa Chow Chow ke dokter hewan secara rutin serta menjaga pola makan dan berat badannya.
Harga Anjing Chow Chow
Di Indonesia, harga anjing Chow Chow bervariasi tergantung asal-usul dan kelengkapan sertifikatnya. Untuk Chow Chow tanpa sertifikat atau non-pedigree, harga umumnya berada di kisaran Rp5.500.000 hingga Rp15.000.000.
Sementara itu, anjing chow chow harga dengan sertifikat resmi dari organisasi seperti PERKIN biasanya dibanderol lebih tinggi, bisa mencapai Rp20.000.000 hingga Rp40.000.000 atau bahkan lebih, terutama jika berasal dari keturunan juara atau breeder ternama.
Penulis: Risa Fajar Kusuma
Editor: Dhita Koesno