diajeng.id - Membacakan buku dongeng, bukan sekadar kegiatan rutin, tapi juga menjadi momen berharga antara orangtua dan anak. Melalui cerita yang disampaikan, orangtua bisa menanamkan nilai-nilai moral dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.
Selain mempererat hubungan emosional, kebiasaan ini juga membantu mengembangkan imajinasi, memperkaya kosakata, dan melatih kemampuan mendengar anak.
Biasanya, waktu yang paling banyak dipilih untuk membacakan dongeng adalah menjelang tidur, saat suasana tenang dan anak lebih siap menerima cerita.
Rekomendasi Buku Dongeng Menarik untuk Anak
Mencari buku dongeng yang menarik untuk anak bisa menjadi langkah awal yang menyenangkan dalam menumbuhkan minat baca sejak dini. Dongeng tidak hanya menghibur, tetapi juga menyampaikan pesan moral yang penting bagi tumbuh kembang anak.
Berikut adalah beberapa rekomendasi buku dongeng yang bisa jadi pilihan untuk menemani waktu membaca bersama si kecil.
1. Dongeng Anak Dunia: Kumpulan Cerita Inspiratif Pembentuk Karakter
Buku ini menyuguhkan beragam dongeng dari berbagai penjuru dunia yang memuat pesan moral dan nilai-nilai positif. Dengan ilustrasi menarik, kisah-kisah di dalamnya membantu anak memahami pentingnya kejujuran, rasa syukur, hingga semangat pantang menyerah. Cocok sebagai bahan bacaan bersama anak untuk menumbuhkan karakter yang kuat dan inspiratif.2. 12 Dongeng Anak Sebelum Tidur
Buku dongeng anak ini menghadirkan kumpulan dongeng klasik seperti Cinderella, Pinokio, hingga Peter Pan. Setiap cerita dikemas dengan bahasa sederhana dan menarik, cocok untuk menemani waktu tidur anak. Dongeng-dongeng ini tak hanya menghibur, tapi juga bisa menumbuhkan imajinasi dan rasa ingin tahu anak tentang dunia cerita.3. Kumpulan Dongeng Paud: Binatang Saling Menolong
Berisi cerita-cerita singkat seputar binatang yang saling membantu, buku ini dirancang khusus untuk anak usia dini. Bahasa yang digunakan sederhana dan dilengkapi dengan aktivitas menarik. Setiap dongeng membawa pesan positif tentang pentingnya tolong-menolong dan empati sejak usia dini.4. Oopredoo Pop Up Book Dongeng Dunia: Pinokio
Cerita klasik tentang Pinokio yang suka berbohong hingga akhirnya belajar menjadi anak yang baik, disajikan dalam format pop-up yang interaktif. Ilustrasi yang hidup dan elemen 3D menjadikan pengalaman membaca lebih seru dan edukatif, serta mendorong anak belajar nilai kejujuran dan keberanian.5. Dongeng Mancanegara Pilihan
Beragam dongeng menarik dari berbagai negara bisa ditemukan dalam buku ini, mulai dari kisah Pangeran Katak hingga Gadis Korek Api. Cerita-cerita penuh pesan moral ini disertai ilustrasi cantik yang menambah keseruan saat dibacakan pada anak.6. Cookie Run Sweet Escape Adventure! - Science Dunia
Bukan hanya dongeng, buku ini juga memadukan cerita dengan pengetahuan. Diadaptasi dari game populer, buku komik pendidikan ini membawa anak menjelajahi dunia sains lewat karakter lucu dan cerita yang seru. Sangat cocok untuk anak yang ingin belajar dengan cara menyenangkan.7. Oopredoo Seri Dongeng Dunia: Petualangan Sinbad
Sinbad dikenal lewat petualangan serunya di laut, termasuk bertemu burung raksasa dan terdampar di pulau asing. Buku ini mengangkat kisah Sinbad dalam format ilustratif yang memikat. Selain memperkenalkan budaya dunia, cerita ini juga menumbuhkan semangat berani dan rasa ingin tahu pada anak.8. Dongeng Nina Bobo: Puluhan Dongeng Pengantar Tidur Anak
Buku ini berisi kumpulan cerita yang cocok dibacakan sebelum tidur. Dilengkapi ilustrasi penuh warna dan kisah-kisah mendidik, buku ini membantu orang tua menjalin kedekatan emosional dengan anak sekaligus memperkenalkan nilai-nilai baik dengan cara yang menyenangkan.9. Kumpulan Dongeng dan Cerita Anak
Melalui tokoh Gaga si gajah dan Momo si monyet, anak-anak diajak belajar tentang persahabatan dan sifat baik. Cerita pendek dengan latar hutan ini dikemas dalam bahasa ringan dan menyenangkan. Buku dongeng pdf ini cocok untuk anak usia SD dan tersedia dalam format digital.10. Oopredoo Pop Up Book Dongeng Dunia: Putri Duyung
Ariel, si Putri Duyung, memulai petualangannya ke dunia manusia dan bertemu Pangeran Erik. Kisah klasik ini dihidupkan kembali dalam versi pop-up yang menarik dan interaktif. Selain menghibur, buku ini juga membantu merangsang imajinasi dan motorik anak.11. Kumpulan Dongeng untuk Anak 2
Dalam buku ini, Stella Ernes menyajikan 24 cerita lepas yang dirancang untuk merangsang imajinasi dan empati anak. Setiap kisah disertai pertanyaan reflektif untuk mendorong pembaca berpikir kritis. Meski ditujukan untuk usia 11–12 tahun, buku ini juga bisa dinikmati oleh anak lebih kecil dengan pendampingan. Ilustrasi dan cerita dibuat menarik oleh penulis yang juga berprofesi sebagai ilustrator.
12. Dongeng Ajaib: Kisah-Kisah Pilihan Ayo Dongeng Indonesia
Buku ini berisi 13 dongeng yang ditulis oleh 13 pendongeng dari komunitas Ayo Dongeng Indonesia. Ceritanya penuh imajinasi dari saputangan terbang, naga yang kehilangan api, hingga sepatu super cepat dan dibalut ilustrasi warna-warni yang memperkaya pengalaman membaca anak-anak.
13. Panduan Pintar Masuk SD: Buku Dongeng Paling Populer
Melalui dongeng-dongeng yang sarat pesan moral, buku ini membantu anak mengenal nilai-nilai kehidupan dengan cara yang menyenangkan. Ceritanya sederhana dan mudah dimengerti, menjadikannya bacaan pendamping yang cocok untuk anak-anak usia dini, terutama menjelang masuk sekolah dasar.
14. Dongeng Binatang Nusantara
Buku ini menyajikan fabel-fabel dari berbagai daerah di Indonesia, dengan hewan sebagai tokoh utama yang berperilaku seperti manusia. Selain memperkenalkan budaya Nusantara, setiap cerita disisipkan pesan moral yang baik. Ilustrasi berwarna menambah daya tarik buku ini sebagai bacaan edukatif dan menyenangkan untuk anak.
15. Kumpulan Dongeng Anak Sepanjang Masa
Lewat buku ini, Fleurus menghadirkan dongeng-dongeng klasik seperti Rapunzel, Si Tudung Merah, dan Tiga Babi Kecil. Setiap kisah menyimpan nilai moral yang bisa dipetik, dibawakan dalam bahasa ringan dan ilustrasi menghangatkan hati. Cocok untuk anak-anak yang ingin berkenalan dengan cerita-cerita abadi dari berbagai belahan dunia.
Penulis: Risa Fajar Kusuma
Editor: Dhita Koesno