diajeng.id - Diare bisa dialami oleh siapa saja, termasuk kamu yang sedang menyusui. Kondisi ini biasanya dipicu oleh berbagai hal, mulai dari infeksi bakteri atau virus, konsumsi makanan yang terlalu pedas, hingga keracunan makanan. Pada ibu menyusui, diare tidak boleh dianggap sepele karena berisiko menyebabkan dehidrasi.
Jika tubuh kekurangan cairan, produksi ASI bisa ikut menurun, dan kondisi tubuh jadi lemas sehingga aktivitas menyusui pun terganggu. Oleh karena itu, penanganan yang tepat, termasuk penggunaan obat diare yang aman untuk ibu menyusui, penting dilakukan.
Obat diare untuk ibu menyusui umumnya dibutuhkan sebagai langkah awal ketika frekuensi buang air besar cair sudah terjadi lebih dari tiga kali dalam sehari. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini bisa semakin parah dan berdampak pada kesehatan ibu serta kelancaran proses menyusui.
Rekomendasi Obat Diare untuk Ibu Menyusui
Perlu kamu perhatikan, ibu menyusui tidak disarankan asal memilih obat diare. Hal ini karena beberapa kandungan obat bisa memengaruhi kualitas ASI dan berisiko menimbulkan efek samping pada bayi.
Sebagai alternatif yang lebih aman, kamu bisa menggunakan cairan rehidrasi seperti oralit, suplemen probiotik, atau obat antidiare dengan kandungan attapulgite, kaolin-pektin, arang aktif, maupun loperamide. Sebagian obat ini bisa dibeli bebas, sementara yang lainnya memerlukan resep dokter.
Berikut ini beberapa pilihan obat mencret untuk ibu menyusui yang aman dan cukup efektif membantu meredakan gejala.
1. Neo Entrostop 10 Tablet
Neo Entrostop bisa menjadi pilihan untuk membantu meredakan diare pada ibu menyusui. Obat ini mengandung kombinasi attapulgite dan pektin yang bekerja langsung di saluran pencernaan tanpa terserap ke dalam ASI, sehingga relatif aman untuk bayi. Cara kerjanya adalah dengan menyerap racun, bakteri, serta kelebihan cairan di usus.
Dengan begitu, frekuensi buang air besar bisa berkurang dan tekstur tinja menjadi lebih padat. Penggunaannya cukup 2 tablet setiap selesai BAB, dengan batas maksimal 12 tablet per hari. Obat ini bisa dibeli tanpa resep dokter.
2. Oralit Sachet Phapros
Oralit Phapros merupakan larutan rehidrasi yang sangat penting dikonsumsi saat diare, termasuk bagi ibu menyusui. Fungsinya bukan untuk menghentikan diare secara langsung, melainkan menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang agar tubuh tidak mengalami dehidrasi.
Kandungannya meliputi natrium klorida, kalium klorida, trisodium sitrat dihidrat, dan glukosa. Cara mengonsumsinya adalah dengan melarutkan satu sachet ke dalam 200 ml air, lalu diminum setiap kali mengalami BAB cair. Produk ini tersedia bebas di apotek.
3. Imodium 2 mg 10 Tablet
Imodium mengandung loperamide yang berfungsi memperlambat gerakan usus yang terlalu aktif saat diare. Dengan mekanisme ini, penyerapan cairan di usus menjadi lebih optimal sehingga tinja lebih padat dan frekuensi BAB berkurang. Penyerapan obat ini ke dalam ASI tergolong sangat kecil, sehingga relatif aman untuk ibu menyusui.Namun, Imodium tidak dijual bebas dan penggunaannya harus sesuai anjuran dokter. Konsumsi juga perlu dihentikan jika kondisi sudah membaik atau bila diare disertai dehidrasi berat.
4. New Guanistrep Sirup 60 ml
New Guanistrep hadir dalam bentuk sirup dengan kandungan kaolin dan pektin. Kedua bahan ini bekerja di dalam usus untuk mengikat racun serta bakteri penyebab diare, kemudian membantu mengeluarkannya bersama tinja. Selain itu, obat ini juga membantu memadatkan feses dan mengurangi frekuensi buang air besar.
Obat ini tidak diserap ke dalam tubuh, jadi risiko efek samping pada bayi sangat kecil. Dosis yang dianjurkan adalah 10 ml setiap kali selesai BAB, dengan batas maksimal 60 ml per hari. Obat ini dapat dibeli bebas.
5. New Diatabs 4 Tablet
New Diatabs mengandung attapulgite yang efektif mengatasi diare dengan cara menyerap racun dan bakteri di usus. Kandungan ini juga membantu mencegah kehilangan cairan berlebih serta meredakan gejala seperti perut mulas.
Obat ini terserap ke dalam ASI, jadi aman untuk digunakan oleh ibu menyusui.
Untuk hasil optimal, konsumsi 2 tablet setiap kali setelah BAB cair. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet dan bisa didapatkan tanpa resep dokter.
6. Norit 125 mg 40 Tablet
Norit merupakan obat dengan kandungan arang aktif yang berfungsi mengikat zat beracun dan bahan kimia di dalam usus. Zat tersebut kemudian akan dikeluarkan bersama tinja tanpa diserap tubuh. Selain membantu mengatasi diare, Norit juga dapat mengurangi gas berlebih di saluran pencernaan sehingga perut terasa lebih nyaman dan tidak kembung.
Obat ini aman untuk ibu menyusui karena tidak masuk ke dalam ASI. Dosis yang umum digunakan adalah 5–7 tablet, diminum 3–4 kali sehari, dengan maksimal 20 tablet per hari.
7. Interlac (Strawberry) 1 Tablet
Interlac adalah suplemen probiotik yang mengandung bakteri baik Limosilactobacillus reuteri. Probiotik ini membantu menyeimbangkan flora usus dengan melawan bakteri jahat penyebab diare. Selain meredakan gejala, Interlac juga berperan dalam menjaga kesehatan saluran pencernaan agar diare tidak mudah kambuh.
Penggunaannya cukup praktis, yaitu 1 tablet kunyah per hari. Produk ini bisa dibeli tanpa resep dokter dan aman untuk ibu menyusui.
Simak juga artikel lainnya seputar ibu menyusui di sini.
Penulis: Risa Fajar Kusuma
Editor: Dhita Koesno