diajeng.id - Beberapa waktu lalu, sebuah diskusi di Threads ramai membahas persoalan sederhana yang ternyata memunculkan pandangan berbeda.
Seorang perempuan dari akun @pureloveee666 mengaku keberatan jika pasangan laki-lakinya membantu perempuan lain mengangkat koper saat berada di kendaraan umum. Alasannya, bantuan kecil seperti itu dikhawatirkan bisa membuat perempuan yang dibantu menjadi mudah terbawa perasaan atau baper.
Curhatan tersebut pun mengundang beragam tanggapan, mulai dari yang menilai sikap itu sebagai bentuk insecurity hingga yang malah senang jika pasangannya membantu orang lain.
Traveling atau perjalanan acap kali mempertemukan dua orang asing, menciptakan momen kebersamaan, dan akhirnya menumbuhkan perasaan.
Berikut beberapa rekomendasi film dari Diajeng yang menceritakan pengalaman jatuh cinta saat melakukan perjalanan.
1. People We Meet on Vacation (2026)
Setelah dua tahun tidak berkomunikasi karena kesalahpahaman dalam perjalanan terakhir mereka, Poppy memutuskan pergi berlibur sendirian ke Italia untuk mencoba move on dari Alex.
Namun, saat berada di Roma, Alex tiba-tiba muncul dan mengungkapkan bahwa jarak malah membuat perasaannya terhadap Poppy semakin kuat. Alex juga meminta maaf karena membiarkan masalah membuat persahabatan mereka renggang.
Keduanya kemudian kembali menikmati perjalanan bersama sambil membicarakan perasaan yang selama ini dipendam.
Alex mengaku ingin terus menjelajahi dunia bersama Poppy, bukan lagi sekadar sebagai teman. Poppy pun akhirnya mengakui bahwa ia takut hubungan romantis akan merusak persahabatan mereka.
Setelah saling terbuka, keduanya memilih memulai hubungan dan melanjutkan petualangan bersama.
2. Already Tomorrow in Hong Kong (2015)
Ruby, seorang desainer AS mainan keturunan Cina dari Los Angeles, pertama kali datang ke Hong Kong untuk urusan pekerjaan.
Di tengah kunjungannya, Ruby bertemu Josh, ekspatriat asal AS yang mengajaknya berkeliling kota. Saat menyusuri Hong Kong di malam hari, keduanya terlibat percakapan yang semakin menunjukkan adanya ketertarikan.
Setahun kemudian, mereka kembali bertemu secara tidak sengaja di ferry menuju Kowloon.
Kini Ruby telah menetap di Hong Kong, sedangkan Josh meninggalkan pekerjaannya di bidang keuangan untuk menjadi penulis.
Meski masing-masing sudah memiliki pasangan, keduanya kembali menghabiskan waktu bersama dan semakin sulit menutupi perasaan yang tumbuh di antara mereka.
3. Chasing Liberty (2004)
Anna Foster, putri Presiden Amerika Serikat, merasa kehidupannya terlalu dibatasi karena selalu mendapat pengawalan Secret Service. Saat berkunjung ke Praha, Anna memanfaatkan kesempatan untuk melarikan diri dan menikmati kebebasan.
Anna kemudian bertemu Ben, seorang agen rahasia yang ditugaskan untuk menjaganya. Keduanya pun memulai petualangan keliling Eropa dan perlahan saling jatuh cinta.
Namun, hubungan mereka menjadi rumit setelah Anna mengetahui identitas asli Ben dan merasa telah dibohongi. Setelah kembali ke Amerika, Anna masih menyimpan perasaan untuknya.
Mereka akhirnya bertemu lagi di London ketika Ben sudah meninggalkan pekerjaannya sebagai agen untuk menjadi fotografer. Pertemuan itu kembali mempertemukan keduanya sekaligus membuka kesempatan untuk melanjutkan kisah cinta mereka.
4. Under the Tuscan Sun (2003)
Setelah pernikahannya berakhir akibat perselingkuhan sang suami, Frances Mayes merasa kehilangan arah dan semangat menulis.
Frances kemudian pergi ke Tuscany, Italia, atas ajakan sahabatnya. Di sana, Frances secara tak sengaja menemukan sebuah vila tua yang akhirnya dia beli. Kehidupan barunya bersama tetangga dan orang-orang di sekitarnya perlahan membantunya bangkit dan menemukan kebahagiaan kembali.
Di tengah proses tersebut, Frances belajar menikmati hidup dan membuka diri pada berbagai kemungkinan. Frances juga membantu orang-orang di sekitarnya menemukan kebahagiaan dalam hubungan mereka.
Hingga akhirnya, pertemuannya dengan Ed, seorang penulis Amerika, menghadirkan chemistry baru yang membuka peluang bagi Frances untuk kembali merasakan cinta.
5. Before Sunrise (1995)
Jesse dan Céline bertemu secara tak sengaja di kereta yang menuju Wina.
Jesse yang hendak kembali ke Amerika dan Céline yang akan pulang ke Paris akhirnya memutuskan turun di Wina dan menghabiskan satu malam bersama. Mereka berjalan-jalan menyusuri kota sambil berbicara tentang cinta, kehidupan, dan berbagai hal yang membuat keduanya semakin dekat.
Malam yang awalnya berlangsung spontan perlahan berubah menjadi pengalaman romantis yang membekas. Jesse dan Céline menyadari adanya perasaan di antara mereka, meski tahu waktu bersama mereka terbatas.
Keesokan paginya, mereka berpisah di stasiun tanpa bertukar kontak dan memilih membuat janji untuk bertemu kembali enam bulan kemudian. Janji tersebut berhasil dipenuhi atau tidak, kelak akan kita ketahui di sekuelnya.
Penulis: Risa Fajar Kusuma
Editor: Sekar Kinasih