Menuju konten utama

7 Rute Trekking di Jogja: dari Nglanggeran hingga Kalitalang

Beragam rute trekking di Jogja yang bisa dicoba saat liburan tiba. Mulai dari trekking Bukit Turgo, Kalitalang, Gunung Nglanggeran, hingga Bukit Pengilon.

7 Rute Trekking di Jogja: dari Nglanggeran hingga Kalitalang
Rute Trekking di Jogja. foto/ Chandra Cahyanto.

diajeng.id - Treking dan hiking kini menjadi aktivitas yang cukup digemari masyarakat untuk menghabiskan liburan. Udara yang segar, pemandangan indah yang menyegarkan mata, serta jauh dari hiruk pikuk akan memicu pelepasan hormon endorfin dan serotonin yang dapat meningkatkan suasana hati.

Jogja menjadi salah satu daerah yang memiliki banyak rute treking menarik. Ada banyak rute trekking di Jogja yang bisa dicoba sembari menikmati bentang alam yang beragam. Mulai dari menyusuri lereng Merapi yang sejuk, mendaki Gunung Api Purba Nglanggeran yang penuh bebatuan, atau meniti gigir tebing dengan buaian debur ombak pantai selatan di salah satu sisinya.

Rute trekking Jogja rata-rata ramah untuk pemula. Jalurnya nyaman, jalannya landai, dan sudah dirawat dengan baik oleh pengelola. Oleh karena itu, banyak yang melakukan aktivitas treking bersama keluarganya, termasuk anak-anak yang masih balita.

Rute Trekking Jogja yang Wajib Dicoba

Rute trekking di Jogja tidak hanya mengandalkan pesona Lereng Merapi saja. Wisatawan juga bisa menjajal rute treking di kawasan karst Gunungkidul maupun lembah Sungai Oyo. Penasaran? Berikut ini beberapa tempat hiking di Jogja yang bisa dicoba.

1. Trekking Ekowisata Kalitalang

Kalitalang merupakan destinasi wisata alam yang sedang hit di Jogja. Secara lokasi, sebenarnya kawasan ini masuk dalam wilayah Klaten. Namun, karena aksesnya dari Jogja cukup dekat, banyak orang menjadikan Kalitalang sebagai tujuan treking.

Jalur treking di Kalitalang terawat dengan baik karena berada dalam kawasan pengelolaan Taman Nasional Gunung Merapi. Begitu melewati loket tiket, pengunjung akan disajikan pesona Gunung Merapi yang sangat gagah. Setelah itu, pengunjung akan turun masuk ke area sungai kering yang penuh bebatuan, kemudian menyeberang ke bukit.

Jalur perlahan akan naik terus hingga nantinya tiba di pos 5 alias pos terakhir. Jalur treking Kalitalang terbilang nyaman. Medan yang memerlukan effort lebih hanya saat turun ke area sungai dan naik ke bukit di seberang. Sesudahnya jalurnya enak untuk dilalui dan sejuk. Di sepanjang jalan akan menjumpai padang rumput dan pepohonan. Sebagai informasi, best view dari rute ini terletak di pos 3.

Alamat: Sambangrejo, Balerante, Kec. Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah

2. Trekking Bukit Turgo

Selain menjadi destinasi wisata alam Jogja dengan pemandangan Merapi yang terasa sangat dekat, Bukit Turgo menjadi salah satu wisata ziarah karena di puncaknya terdapat makam atau petilasan Syekh Jumadil Qubro. Ia dipercaya sebagai salah satu ulama yang menyebarkan agama Islam di Nusantara.

Untuk mencapai puncak bukit, rute yang dilalui berupa tangga berundak full semen. Di sisi tangga sudah diberi pegangan untuk memastikan keselamatan pendaki. Karena harus mendaki anak tangga, trekking Bukit Turgo bagi beberapa orang terasa jauh lebih melelahkan. Namun, kala cuaca cerah, pemandangan yang tersaji di puncak akan terlihat sangat indah dan sebanding dengan perjalanan yang sudah dilakukan.

Alamat: Dusun Turgo, Purwobinangun, Pakem, Kab Sleman, Yogyakarta.

3. Trekking Klangon

Awalnya Bukit Klangon lebih dikenal sebagai lokasi camping di Jogja. Di tempat ini terdapat camping ground yang cukup luas dengan fasilitas yang terbilang lengkap. Namun, selain untuk camping ground, kini jalur treking baru juga mulai dibuka di kawasan ini.

Karena terletak di lereng Merapi, tentu saja suguhan utama treking ini adalah view Merapi. Untuk mendapatkan pemandangan Merapi yang cerah dan tidak tertutup kabut, sebaiknya mulai treking di pagi-pagi benar. Sepanjang treking, wisatawan akan diajak melewati beberapa pos sebelum tiba di Puncak Klangon.

Bagi para trail runners, biasanya mereka akan lintas jalur. Berangkat dari Klangon, menuju Kalitalang, kemudian kembali lagi ke Klangon. Sebagai informasi, karena sama-sama dikelola oleh TNGM, tiket masuk Klangon juga bisa digunakan untuk masuk ke Kalitalang maupun Kalikuning pada hari yang sama.

Alamat: Kalitengah Lor, Glagaharjo, Kec. Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

4. Trekking Plunyon Kalikuning

Trekking Plunyon

Trekking Plunyon. foto/Basri Gultom

Apabila ingin treking sembari bermain air, Plunyon Kalikuning adalah pilihan rute yang sempurna. Di sini, pengunjung bisa treking sembari menyusuri aliran sungai yang berhulu di lereng Merapi. Aliran airnya tidak terlalu deras, debitnya aman untuk anak-anak. Dengan air yang sangat jernih dan dingin, anak-anak pasti akan suka.

Apabila ingin treking di kawasan ini, pengunjung langsung menuju ke loket tiket Plunyon yang dikelola oleh Balai Taman Nasional Gunung Merapi. Nantinya pengunjung akan disambut jembatan ikonik yang menjadi lokasi syuting film KKN di Desa Penari.

Rute treking di Plunyon sangat landai dan mudah. Namun, pastikan untuk memakai alas kaki yang sesuai karena nantinya akan menyeberang sungai. Biasanya, para pengunjung akan treking hingga ke Umbul Lanang dan Umbul Wadon yang menjadi sumber mata air PDAM.

Alamat: Kedungsriti, Umbulharjo, Cangkringan, Kaliurang Timur, Hargobinangun, Sleman, Yogyakarta

5. Trekking Gunung Nglanggeran

Nglanggeran merupakan gunung di Jogja untuk pendaki pemula. Gunung ini merupakan gunung api purba yang pernah aktif puluhan juta tahun lalu dan kini berbentuk serupa bongkahan batu raksasa. Pemandangan di kawasan ini sangat eksotik.

Pengelolaan Gunung Api Purba Nglanggeran termasuk salah satu yang terbaik. Mulai dari sistem tiketing, penunjuk arah, keamanan jalur, ketersediaan toilet, semua sudah tertata apik. Tak heran jika tempat ini menjadi salah satu gunung wisata yang ramai dikunjungi.

Rute yang akan dilewati pengunjung cukup beragam. Mulai dari jalan berbatu, jalan tanah, anak tangga, hingga harus melewati tangga besi di lorong yang sempit. Semuanya ini akan memberikan pengalaman yang baru dan menyenangkan. Dari puncak gunung, wisatawan bisa menyaksikan gugusan batu raksasa yang serupa jari tangan dan Embung Nglanggeran di kejauhan.

Selain untuk treking, kawasan ini juga bisa digunakan untuk camping maupun rock climbing. Hanya saja jika ingin rock climbing wajib membawa perlengkapan sendiri karena pengelola tidak menyediakan.

Alamat: Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Gunungkidul

6. Trekking Bukit Pengilon

Bosan dengan rute treking yang itu-itu saja dan ingin menjajal rute berbeda? Bukit Pengilon yang terletak di Gunungkidul bisa menjadi pilihan. Berbeda dengan treking di lereng Merapi yang udaranya sejuk, di sini akan terasa panas karena tepat berada di pinggir pantai.

Jalur trekingnya akan melewati perbukitan karst. Terdapat satu jalur yang sangat ikonik, yaitu berjalan di gigir tebing dengan deburan ombak Pantai Selatan di bawahnya. Sangat menantang sekaligus sangat indah.

Nantinya, wisatawan bisa melanjutkan dengan camping di puncak Bukit Pengilon. Namun, jika ingin tektok dan langsung kembali ke titik mula dan bermain air di pantai juga tidak masalah.

Alamat: Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

7. Trekking Lembah Oyo Kedungjati

Selama ini Lembah Oyo Kedungjati lebih dikenal sebagai tempat bermain kayak. Namun, wisatawan juga bisa trekking di kawasan ini. Rutenya mudah saja, cukup ikuti jalan yang ada di sepanjang aliran Sungai Oyo dan kembali lagi ke titik mula.

Pemandangan di kawasan ini sangat indah, yakni berupa sungai yang diapit dua tebing. Di kanan kirinya terdapat area ladang warga yang menghijau. Kawasan ini termasuk menjadi salah satu rute favorit para pesepeda.

Alamat: Kedung Jati, Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Tips Trekking Aman di Jogja untuk Pemula

Ilustrasi Trekking

Ilustrasi trekking. foto/istockphoto

Treking merupakan aktivitas yang memerlukan kekuatan fisik karena harus berjalan jauh melewati beragam medan. Supaya perjalanan menjadi nyaman, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum mulai treking.

1. Persiapkan Fisik dengan Baik

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mempersiapkan fisik dengan baik. Pastikan saat treking kondisi tubuh sedang sehat supaya tidak menjadi beban bagi teman seperjalanan. Salah satu cara mudah mempersiapkan fisik adalah dengan rutin berjalan kaki.

2. Gunakan Pakaian yang Nyaman

Pastikan untuk selalu mengenakan pakaian yang nyaman saat beraktivitas di alam bebas. Jika treking di kawasan yang vegetasinya masih rapat dan dipenuhi rumput tinggi, gunakan celana panjang supaya kaki tidak mudah terbaret. Kenakan kaos yang mudah menyerap keringat dan mudah kering.

3. Gunakan Alas Kaki yang Sesuai

Treking menggunakan sandal gunung memang boleh saja. Namun, untuk mendapatkan perlindungan yang sempurna, sebaiknya gunakan sepatu dengan sol yang bisa mencengkeram saat melalui berbagai medan.

4. Bawa Bekal dan Perlengkapan yang Memadai

Perbekalan menjadi hal yang tidak boleh dilewatkan. Bawalah bekal air minum dan snack atau makan besar yang mencukupi. Selain itu, bawa pula perlengkapan P3K dasar untuk berjaga-jaga jika mengalami luka.

5. Lakukan Riset yang Cukup Sebelum Trekking

Saat treking bersama anak, pastikan untuk mencari rute treking yang tidak terlalu sulit dengan jarak tempuh yang tidak terlalu panjang. Selalu lakukan riset lebih dulu mengenai rute, lokasi, dan juga prakiraan cuaca. Jika kondisi tidak mendukung, sebaiknya tidak perlu memaksakan diri.

Ingin tahu lebih banyak tentang rekomendasi wisata Jogja? Tirto memiliki kumpulan artikel menarik untuk Anda. Mulai dari wisata alam, wisata sejarah, wisata budaya, semua diulas dengan lengkap. Klik tautan untuk mendapatkan referensi wisata Jogja lainnya.

Link artikel wisata Jogja

Baca juga artikel terkait WISATA JOGJA atau tulisan lainnya dari Elisabet Murni P

diajeng.id - GWS
Penulis: Elisabet Murni P
Editor: Elisabet Murni P & Yulaika Ramadhani