diajeng.id - Terdapat berbagai manfaat makan kepala kambing untuk kesehatan, mulai dari sumber energi hingga mendukung kekebalan tubuh. Olahan kepala kambing yang enak tak hanya memanjakan lidah, tapi juga bermanfaat bagi kesehatan.
Daging kambing termasuk salah satu bahan makanan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, terutama saat perayaan Idul Adha. Salah satu bagian kambing yang juga sangat digemari adalah bagian kepalanya.
Kepala kambing umumnya diolah menjadi berbagai macam masakan yang menggugah selera, mulai dari tongseng, gulai, hingga sop kepala kambing. Meski tidak memiliki daging sebanyak bagian badannya, kepala kambing tetap menawarkan kelezatan tersendiri.
Tak hanya itu, ada banyak manfaat makan kepala kambing untuk kesehatan yang juga menjadi alasan bagi orang-orang untuk mengonsumsinya. Tentu saja hal ini tak lepas dari nutrisi atau kandungan gizi yang terdapat dalam kepala kambing itu sendiri.
Kandungan Gizi Kepala Kambing

Di Indonesia, kepala kambing bisa diolah menjadi berbagai masakan. Hampir semua bagian kepala kambing bisa dimasak dan dikonsumsi, mulai dari daging pipi, telinga, lidah, otak, mata, kulit, hingga tulang. Selama diolah dengan benar, semua bagian kepala kambing akan jadi masakan yang lezat.
Sebelum mengetahui manfaat makan kepala kambing untuk kesehatan, kita telaah dahulu kandungan gizi di dalamnya. Pada dasarnya, nutrisi kepala kambing tak jauh beda dengan daging kambing pada umumnya.
Mengutip dari laman Nutrition Value, berikut kandungan gizi kepala kambing dalam porsi 1 cup (134 gram):
- Kalori: 193
- Total lemak: 7,3 g
- Kolesterol: 1.426 mg
- Sodium: 556 mg
- Total karbohidrat: 0,6 g
- Protein: 29,24 g
- Vitamin B2: 0,638 mg
- Vitamin B3: 5,104 mg
- Vitamin B12: 5,49 mcg
- Vitamin C: 4,6 mg
- Vitamin E: 1,03 mg
- Kalsium: 20 mg
- Zat besi: 4,3 mg
- Kalium: 468 mg
- Zinc: 5,17 mg
- Fosfor: 325,62 mg
- Magnesium: 5,36 mg
Manfaat Makan Kepala Kambing untuk Kesehatan

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, nutrisi pada kepala kambing tak jauh beda dengan daging kambing pada umumnya. Maka, manfaat kesehatannya pun pasti hampir sama seperti manfaat memakan daging kambing. Berikut manfaat makan kepala kambing untuk kesehatan:
Sumber Protein untuk Tubuh
Kepala kambing termasuk salah satu sumber protein yang baik bagi tubuh. Dalam 134 gram kepala kambing yang sudah dimasak diketahui terkandung 29,24 gram protein. Jumlah ini sudah memenuhi 58% kebutuhan harian tubuh akan protein.Protein sendiri memegang peranan penting dalam kesehatan tubuh. Protein merupakan sumber energi, membangun massa otot dan tulang, membantu menurunkan tekanan darah, hingga membantu mempercepat penyembuhan dalam tubuh.
Menyehatkan Sendi dan Kulit
Kepala kambing mengandung copper atau tembaga dengan kadar 0,37 mg yang mencukupi 41% kebutuhan harian tubuh. Dilansir dari laman Medical News Today, tembaga membantu menjaga kolagen dan elastin di dalam tubuh kita.Kolagen sendiri berperan menjaga struktur dan kekuatan berbagai jaringan, termasuk menunjang kesehatan kulit dan sendi. Jadi, selain menyehatkan kulit, kandungan tembaga dalam kepala kambing juga berpotensi mencegah terjadinya radang sendi.
Laman Healthline juga menyebutkan bahwa sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kolagen memang mampu membantu meredakan osteoarthritis (radang sendi kronis) maupun nyeri sendi secara keseluruhan.
Potensi Menambah Energi
Manfaat kepala kambing lainnya adalah sebagai sumber energi sekaligus menunjang sistem imun. Kepala kambing mengandung kalori, protein, serta lemak yang berpotensi menambah energi pada tubuh.
Kepala kambing juga mengandung zat besi yang ikut membantu proses produksi energi. Dalam 134 gram kepala kambing, terdapat 4,33 mg zat besi yang sudah mencukupi 24% kebutuhan harian tubuh. Selain itu, ada pula vitamin B12 yang juga berperan penting dalam produksi energi di tingkat sel.
Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Tak hanya itu, manfaat makan kepala kambing untuk kesehatan adalah meningkatkan sistem kekebalan tubuh secara keseluruhan. Selain zat besi yang bisa memberikan dukungan kekebalan, kandungan nutrisi seperti tembaga juga dapat bertindak sebagai antioksidan.Tak hanya tembaga, kepala kambing diketahui memiliki kandungan gizi selenium sebesar 20,1 mcg yang bisa mencukup 37% kebutuhan harian tubuh. Selenium juga bisa bertindak sebagai antioksidan yang melawan radikal bebas dan memperkuat sistem imun.
Mendukung Kesehatan Sel Saraf dan Darah
Manfaat makan kepala kambing untuk kesehatan yang juga patut diketahui berkaitan dengan darah dan sel saraf. Manfaat yang satu ini tak lepas dari peran zat besi, kalium, hingga vitamin B12.Zat besi adalah jenis mineral yang dapat membantu pembentukan hemoglobin, yakni jenis protein dalam sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh.
Ada pula vitamin B12 atau kobalamin yang jumlahnya cukup berlimpah pada kepala kambing. Dalam 134 gramnya, terdapat 5,49 mcg vitamin B12 yang setara dengan 229% kebutuhan harian tubuh. Vitamin ini diketahui dapat membantu pembentukan sel darah merah sekaligus meningkatkan fungsi sel saraf.
Kepala kambing juga mengandung mineral berupa kalium yang cukup tinggi. Di dalam tubuh, kalium membantu mengatur tekanan darah sekaligus menjaga fungsi sel, terutama sel saraf dan otot.
Waspadai Bahaya Konsumsi Berlebihan

Konsumsi makanan lezat seperti kepala kambing memang menggugah selera, terutama saat disajikan dalam bentuk gulai atau tongseng yang kaya akan rempah. Manfaat makan kepala kambing untuk kesehatan juga cukup banyak sehingga banyak orang yang tak ragu melahapnya.
Akan tetapi, kita tetap harus tetap waspada akan risiko kesehatan yang mungkin ditimbulkan oleh kepala kambing, khususnya jika mengonsumsi secara berlebihan.
Kandungan Kolesterol dan Lemak Jenuh
Kepala kambing memiliki kandungan kolesterol yang cukup tinggi. Dalam porsi 134 gram saja, jumlah kolesterolnya sudah mencapai 1.426mg. Jumlah ini setara dengan 475% kebutuhan harian tubuh manusia.Mengutip dari Cleveland Clinic, kolesterol sebenarnya termasuk salah satu zat yang dibutuhkan oleh tubuh karena berfungsi sebagai penyusun membran sel. Kolesterol turut membantu dalam hal produksi empedu, hormon, hingga vitamin D.
Meski dibutuhkan, mengonsumsi kolesterol dalam jumlah banyak juga tidak baik bagi kesehatan. Kadar kolesterol yang tinggi dalam darah justru bisa meningkatkan risiko penyakit jantung.
Selain itu, kepala kambing juga mengandung lemak jenuh. Lemak jenuh sering dikaitkan dengan peningkatan low-density lipoprotein (LDL) atau yang dikenal sebagai kolesterol “jahat”.
Kadar LDL yang tinggi dapat menciptakan timbunan lemak yang menumpul di dalam pembuluh darah Jika dibiarkan, timbunan lemak ini dapat menghalangi aliran darah dan menyebabkan serangan jantung atau stroke.
Secara umum, kandungan lemak jenuh dalam kepala kambing memang tidak terlalu tinggi, karena itu kita tetap boleh mengonsumsi makanan yang satu ini dalam jumlah yang wajar.
Siapa Saja yang Perlu Membatasi Konsumsi Kepala Kambing?
Kepala kambing tetap boleh dimakan, asalkan dalam jumlah yang cukup atau tidak berlebihan. Di sisi lain, ada beberapa orang yang dianjurkan mengurangi atau justru menghindari makanan yang satu ini, contohnya mereka yang memiliki riwayat penyakit hipertensi dan jantung.Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa bahaya makan kepala kambing berlebihan adalah meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Kepala kambing mengandung kolesterol yang cukup tinggi serta lemak jenuh yang bisa meningkatkan risiko penyakit jantung maupun stroke.
Terlebih, kepala kambing kerap diolah dengan bahan-bahan lain seperti santan. Santan sendiri mengandung kadar lemak jenuh yang tergolong tinggi. Semakin tinggi kadar lemak jenuhnya, maka semakin tinggi pula risiko terkena penyakit kardiovaskular.
Ide Resep Kepala Kambing yang Lezat

Bagi pecinta kuliner khas Nusantara yang menggugah selera, kepala kambing dapat diolah menjadi berbagai hidangan istimewa. Dari gulai dengan kuah kental hingga sop bening yang hangat, kreasi masakan dari kepala kambing menghadirkan cita rasa otentik yang sulit dilupakan.
Berikut beberapa ide resep kepala kambing yang lezat dan cara mengolahnya:
Resep Gulai Kepala Kambing
Gulai kepala kambing termasuk hidangan yang kaya akan cita rasa rempah-rempah dan disukai oleh masyarakat Indonesia. Selain rempah-rempah, masakan ini juga menggunakan santan yang semakin menambah rasa gurih di dalamnya.
Disajikan dengan nasi hangat dan pelengkap lain seperti acar timun, gulai kepala kambing sangat menggugah selera dan populer di berbagai daerah, terutama saat ada acara khusus atau Hari Raya Idul Adha.
Bahan:
- 1 kepala kambing yang sudah dibersihkan dan diolah (direndam air panas atau direbus), lalu potong sesuai selera
- 1,5 liter santan setengah kental
- 3 lembar daun jeruk
- 2 lembar daun salam
- 1 lembar daun kunyit
- 1 batang serai
- 2 butir asam kandis
- 1 saset kecap manis
- 8 bawang merah
- 4 bawang putih
- 10 cabe merah keriting
- 4 butir kemiri yang sudah dibakar
- 4 cm kunyit yang sudah dibakar
- 2 cm jahe
- ½ sendok teh merica
- ½ sendok teh ketumbar
- 3 butir pekak
- 2 butir cengkeh
- 2 cm kayu manis
- 2 butir kapulaga
- Garam
- Tumis bumbu halus hingga wanginya keluar.
- Masukkan serai, daun salam, daun kunyit, serta daun jeruk, lalu masak hingga layu.
- Masukkan potongan kepala kambing.
- Tambahkan santan dan sedikit air. Aduk rata secara perlahan agar santan tidak pecah. Masak terus hingga mendidih.
- Masak kepala kambing hingga benar-benar empuk dan bumbu meresap selama sekitar 30 menit atau lebih. Jangan lupa koreksi rasa.
- Jika sudah matang, sajikan gulai yang sudah ditaburi bawang merah goreng.
Cara Memasak Kepala Kambing agar Empuk dan Tidak Bau
Mengolah kepala kambing menjadi hidangan lezat mungkin membutuhkan usaha ekstra. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membersihkan bulu-bulu pada kepala kambing.
Caranya bisa dengan dibakar di atas bara api, lalu kerik kulitnya dengan pisau tajam hingga benar-benar bersih. Setelah terbebas dari bulu, cuci kepala kambing dengan air mengalir hingga bersih dan siap untuk diolah.
Selanjutnya, cara memasak kepala kambing agar empuk dan tidak bau adalah dengan cara direbus. Siapkan air secukupnya, tambahkan garam, perasan jeruk nipis, dan air asam jawa untuk menghilangkan bau tak sedap dari kepala kambing.
Rebus kepala kambing hingga benar-benar empuk. Proses perebusan bisa memakan waktu sekitar 3-4 jam. Jika sudah empuk, kepala kambing bisa dipotong-potong sesuai selera agar lebih mudah dimasak.
Inspirasi Olahan Lain: Sop atau Bakar
Kepala kambing tak hanya dimasak menjadi gulai, tapi juga bisa diolah menjadi masakan lezat lainnya. Olahan kepala kambing yang enak bisa disajikan dalam bentuk sop dengan kuah segar atau dibakar dengan bumbu sederhana.A. Sop Kepala Kambing
Bahan:
- 1 kepala kambing yang sudah dibersihkan, direbus, dan dipotong sesuai selera
- 6 bawang putih
- 6 bawang merah
- 1 ruas jahe yang digeprek
- 1 ruas lengkuas yang digeprek
- 2 serai yang dimemarkan
- 5 daun salam
- 3 daun jeruk
- 1 batang kayu manis
- 3 butir kapulaga
- 3 butir cengkeh
- 1 bunga lawang (pekak)
- Garam
- Merica
- Seledri yang sudah diiris atau dipotong-potong
- Daun bawang yang sudah dipotong-potong
- Didihkan air di dalam panci. Sembari menunggu, haluskan bawang merah dan bawang putih.
- Saat air sudah mendidih, masukkan kepala kambing.
- Masukkan bawang merah dan bawang putih yang sudah dihaluskan.
- Tambahkan bumbu-bumbu lainnya seperti jahe, lengkuas, serai, daun jeruk, daun salam, kayu manis, kapulaga, cengkeh, hingga bunga lawang. Masak dengan api sedang hingga kepala kambing benar-benar empuk.
- Setelah empuk, tambahkan garam dan merica secukupnya. Aduk rata, lalu koreksi rasa. Masak sebentar agar bumbu lebih meresap.
- Setelah mulai matang, masukkan seledri dan daun bawang, aduk rata.
- Sajikan sop kepala kambing dengan taburan bawang goreng dan perasan jeruk nipis.
Bahan:
- 1 Kepala kambing yang sudah dibersihkan, direbus, dan dipotong sesuai selera.
- 6 bawang putih
- 2 ruas jahe
- 1 sendok teh ketumbar yang disangrai
- 5 sendok makan kecap manis
- 2 sendok teh garam
- ½ sendok teh merica
- 1 sendok makan saos tomat
- 1 sendok makan saos sambal
- 2 sendok makan margarin
- 6 gelas air
- Haluskan bawang putih, jahe, ketumbar, dan garam.
- Siapkan penggorengan, masukkan margarin, lalu tumis bumbu yang sudah dihaluskan.
- Masukkan kecap manis, merica, saos tomat, saos sambal, aduk rata.
- Masukkan potongan kepala kambing, lalu tambahkan air. Aduk-aduk dan masak hingga air menyusut.
- Setelah air menyusut, kepala kambing bisa dibakar di atas bara api atau dipanggang di atas teflon sambil sesekali diolesi sisa bumbu.
- Setelah matang, sajikan dengan perasan jeruk limau.
Meski memiliki banyak manfaat, kepala kambing sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan, terutama oleh mereka yang memiliki riwayat hipertensi dan penyakit jantung. Selain itu, imbangi dengan makan sayur dan buah setelah mengonsumsi kepala kambing agar kesehatan tubuh tetap terjaga.
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani