diajeng.id - Kita sering mencampuradukkan macam-macam jenis aktivitas gerak badan jadi satu jenis: olahraga.
Sepak bola, senam aerobik, lari, yoga, jalan kaki—kegiatan-kegiatan ini sering kita maknai sebagai aktivitas olahraga. Faktanya, pemaknaan tentang gerak tubuh kita tidak sesempit atau seumum itu.
Studi berjudul "Physical Activity, Exercise and Sport Programs as Effective Therapeutic Tools in Psychosocial Rehabilitation" (2018) menegaskan bahwa sport, exercise, dan latihan fisik tidaklah sama.
Aktivitas fisik sendiri konsepnya lebih luas, merujuk pada definisi bahwa setiap gerakan tubuh yang dihasilkan otot rangka bisa menyebabkan tubuh mengeluarkan energi.
Gerakan-gerakan aktivitas fisik meliputi saat sedang bekerja, exercise, berjalan atau mengendarai kendaraan, melakukan pekerjaan rumah tangga, hingga piknik. Aktivitas fisik inilah yang kemudian memayungi berbagai jenis karakter olahraga, termasuk exercise dan sport.
Exercise adalah salah satu aktivitas fisik dengan gerak atau gerakan tubuh dilakukan secara sadar, terencana, terstruktur, serta berulang. Tujuannya untuk meningkatkan atau membuat kondisi fisik menjadi bugar.
Sementara itu, sport atau disebut sebagai olahraga kompetitif, merupakan bagian dari exercise yang bisa dilakukan secara perorangan maupun tim lewat cara berkompetisi untuk mendapat penghargaan, atau mencapai target tertentu. Inilah yang membedakan sport dengan exercise.
Contoh sport adalah mengikuti marathon, pertandingan sepakbola, padel, kompetisi renang, liga basket, permainan tenis atau badminton, yang punya aturan-aturan dan ketentuan mengikat dengan tujuan meraih kemenangan, piala, atau medali.
Dengan memahami perbedaan tersebut, maka kita dapat melihat bahwa hubungan ketiganya—aktivitas fisik, exercise, dan sport—punya sifat bertingkat dan saling berkaitan.
Aktivitas fisik merupakan kategori yang paling luas, exercise adalah bagian dari aktivitas fisik yang dilakukan secara terencana untuk meningkatkan kebugaran, sedangkan sport merupakan bentuk exercise yang dijalankan berdasarkan aturan dan tujuan tertentu.
Tujuan Exercise dan Sport
Tujuan exercise, seperti dijelaskan di atas, utamanya adalah untuk memelihara dan meningkatkan kondisi fisik.
Aktivitas yang sengaja didesain secara rutin dilakukan ini ditargetkan untuk melatih otot tertentu dan meningkatkan sistem kardiovaskular. Rutinitas exercise bisa jadi investasi untuk kesehatan jangka panjang serta menguatkan fungsi tubuh.
Sedangkan sport atau olahraga kompetisi bertujuan agar kita bisa mencapai performa atau penghargaan tertinggi dalam suatu pertandingan olahraga, baik yang dilakukan perorangan, tim beregu, maupun berkelompok. Sport juga sering menjadi ajang dalam hal unjuk kebolehan dari kemampuan fisik yang sudah sering dilatih.
Dalam konteks medis, exercise acap kali dimanfaatkan sebagai terapi pencegahan berbagai penyakit kritis dan menjaga kesehatan mental. Di satu sisi, sport menjadi wadah pengembangan koordinasi motorik, strategi mental, dan kerja sama tim.
Kedua aktivitas tersebut sama-sama punya manfaat yang baik untuk kesehatan fisik dan kesehatan mental jika dilakukan secara benar.
Manfaat Kesehatan Exercise dan Sport
Baik exercise maupun sport sama-sama punya manfaat dalam hal kesehatan.
Berbagai penyakit yang bisa dicegah dengan rutin melakukan exercise atau sport, seperti penyakit jantung, stroke, diabetes, hingga kanker.
Selain itu, keduanya juga dapat mengendalikan hipertensi, menjaga berat badan tetap stabil, serta meningkatkan kesehatan mental dan kualitas hidup.
Meski begitu, pemilihan exercise atau sport yang tepat sebaiknya tidak dilakukan secara sembarangan.
Nah, bagi kamu yang ingin fokus menekuni cabang olahraga tertentu, pertimbangkan untuk mengawalinya dengan berkonsultasi lebih dulu pada ahli atau tenaga profesional.
Pelatih dapat membantu menyusun program latihan yang sesuai dengan tujuan, kondisi fisik, usia, pengalaman berolahraga, serta riwayat kesehatan yang dimiliki. Pendekatan yang bersifat individual ini membuat aktivitas gerak badan yang kamu pilih jadi lebih efektif sekaligus lebih aman.
Selain membantu mencapai hasil yang optimal, pendampingan dari tenaga profesional juga berperan penting dalam mencegah cedera. Program latihan yang sesuai akan mengurangi risiko tubuh menerima beban berlebihan atau melakukan gerakan dengan teknik kurang tepat.
Jadi, exercise atau sport apa yang ingin kamu tekuni dari sekarang?
Simak juga artikel lain tentang manfaat olahraga di sini.
Editor: Sekar Kinasih