Menuju konten utama

Merawat Kulit Sehat lewat Gaya Hidup, Skincare, dan Asupan Gizi

Di samping menjalani gaya hidup sehat dan aplikasi skincare, asupan gizi serta vitamin yang mengandung antioksidan penting untuk menjaga kesehatan kulit.

Merawat Kulit Sehat lewat Gaya Hidup, Skincare, dan Asupan Gizi
Header Kesehatan Kulit. foto/istockphoto

diajeng.id - Berdesakan di gerbong KRL, berpindah stasiun berkali-kali, hingga berganti moda transportasi demi sampai di tempat kerja sudah menjadi rutinitas masyarakat perkotaan. Di tengah rasa lelah, keluhan bermunculan. Perjalanan pun tetap harus ditempuh demi menuntaskan tanggung jawab sehari-hari.

Namun, seberapa jauh tubuh kita mampu mengikuti ritme aktivitas yang padat ini? Sudahkah kita memberikan perlindungan yang cukup untuk menjaga kesehatan di tengah berbagai paparan lingkungan?

Salah satu tantangan yang dihadapi masyarakat urban masa kini adalah polusi udara. Menurut World Health Organization (WHO), paparan polusi udara dapat berdampak pada berbagai organ dan sistem tubuh, termasuk sistem pernapasan, kardiovaskular, serebrovaskular, reproduksi, dan metabolisme.

Selain polusi udara, paparan sinar ultraviolet (UV) matahari selama perjalanan juga dapat memengaruhi kesehatan kulit. Sinar UV dan sejumlah polutan dapat berkontribusi terhadap pembentukan radikal bebas; molekul reaktif yang dalam jumlah berlebihan berisiko merusak komponen sel dan memicu stres oksidatif.

Dalam jangka panjang, proses tersebut dapat berdampak pada kerusakan kolagen dan elastin yang berperan menjaga struktur serta elastisitas kulit.

Kreator konten dan dokter estetika bersertifikasi dr. Michelle Song menekankan pentingnya penggunaan sunscreen atau tabir surya untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV. Namun, menurut dr. Michelle, upaya menjaga kesehatan kulit juga perlu memerhatikan kondisi tubuh kita secara keseluruhan.

“Secara tidak sadar, sebenarnya badan kita sudah terpapar banuak radikal bebas. Jadi, kalau menurut saya, perlindungan dari luar tetap penting. Tapi, dari dalam juga tidak kalah penting,” tutur Michelle dalam acara temu media Swisse Ultiboost Grape Seed + Vitamin C pada Selasa (20/10) di Raffles Jakarta.

Header Multivitamin Kesehatan Kulit

[kiri ke kanan] Moses Deyer, Chief Marketing Officer PT Inti Berkat Jaya; Vincent Alvin Valerian, Marketing Manager, PT Inti Berkat Jaya; Lim Xue Ying, Senior Digital Commerce Manager, SEA; dr. Kevin Mak, Health content creator; Poh Ling Chea. Michelle So. Michelle Song, Certified aesthetic doctor & content creator. foto/Swisse Indonesia

Mengapa Antioksidan Penting?

Meski istilah antioksidan cukup sering diangkat dalam pembahasan kesehatan dan kecantikan, perannya bagi tubuh belum cukup dipahami sepenuhnya.

Secara umum, antioksidan membantu menetralkan radikal bebas dan membatasi kerusakan sel akibat stres oksidatif. Tubuh kita pada dasarnya memiliki sistem pertahanan antioksidan sendiri yang didukung oleh berbagai mekanisme biologis serta asupan nutrisi dari makanan.

Dalam perawatan kulit, perhatian terhadap antioksidan juga berkaitan dengan kolagen. Selama ini, banyak produk perawatan kulit berfokus pada upaya mendukung produksi kolagen dan menjaga tampilan kulit. Padahal, mempertahankan struktur kolagen yang sudah terbentuk juga merupakan bagian penting dari kesehatan kulit.

Stres oksidatif dapat berkontribusi terhadap kerusakan kolagen dan elastin, sementara paparan sinar UV dalam jangka panjang juga dapat memicu proses yang mempercepat penuaan kulit.

Dalam konteks itulah, perlindungan kulit tidak hanya berkaitan dengan upaya mengatasi tanda-tanda yang sudah terlihat, tetapi juga mengurangi paparan faktor yang berisiko merusaknya.

Meski begitu, perlindungan dari luar tetap menjadi bagian penting dalam perawatan kulit. Penggunaan sunscreen, misalnya, membantu melindungi kulit dari sinar UV, sedangkan pola makan seimbang mendukung pemenuhan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Masing-masing memiliki peran yang berbeda dan tidak dapat begitu saja digantikan oleh suplemen.

Ekstrak Biji Anggur dan Vitamin C

Salah satu bahan yang kerap dibahas dalam kaitannya dengan antioksidan adalah ekstrak biji anggur. Bahan ini mengandung oligomeric proanthocyanidins (OPC), kelompok senyawa polifenol yang memiliki aktivitas antioksidan. OPC menjadi salah satu kandungan utama dalam produk Swisse Ultiboost Grape Seed + Vitamin C.

Sejumlah penelitian telah mengeksplorasi potensi ekstrak biji anggur dalam kaitannya dengan stres oksidatif dan kesehatan kulit. Salah satu aspek yang diteliti adalah interaksinya dengan enzim matrix metalloproteinases (MMP), kelompok enzim yang terlibat dalam pemecahan komponen matriks ekstraseluler, termasuk kolagen.

Melansir keterangan tertulis dari Swisse, di dalam tubuh kita, OPC menetralkan radikal bebas dan menghambat enzim MMP yang merusak kolagen. Dengan begitu, serum pencerah dan pemudar flek hitam dapat bekerja secara lebih efektif.

“Ekstrak biji anggur juga mendukung sintesis kolagen dan elastisitas kulit, membantu produk anti-aging seperti retinol dan peptida memberi hasil kulit yang lebih kencang. Studi menunjukkan kombinasi pelembap topikal dan suplemen biji anggur oral menghasilkan hidrasi kulit lebih tinggi dibanding krim saja. Ekstrak ini pun membantu melancarkan aliran darah ke kapiler halus di bawah kulit untuk rona cerah alami,” demikian dikutip dari dokumen tertulis Swisse.

Selain ekstrak biji anggur, vitamin C juga memiliki peran penting dalam kesehatan kulit. Tubuh membutuhkan vitamin C untuk membentuk kolagen, protein struktural yang membantu menjaga kekuatan dan struktur berbagai jaringan, termasuk kulit.

Vitamin C juga berperan sebagai antioksidan. Tubuh kita tidak dapat memproduksi vitamin C sendiri, sehingga kebutuhan vitamin C perlu dipenuhi melalui makanan, seperti buah-buahan dan sayuran. Suplemen dapat menjadi pilihan untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut apabila asupan dari makanan belum mencukupi atau terdapat kebutuhan khusus.

Di tengah gaya hidup modern, menjaga kesehatan kulit membutuhkan perhatian terhadap berbagai aspek, mulai dari paparan sinar UV dan polusi udara hingga pola makan, aktivitas fisik, dan kualitas tidur.

Perawatan kulit pun bukan berarti kita harus selalu menambah produk atau mengikuti setiap tren yang muncul. Yang utama adalah memahami kebutuhan kulit dan membangun rutinitas yang sesuai; aplikasi sunscreen, perawatan kulit, menjaga pola makan beragam dan seimbang, serta mempertimbangkan konsumsi suplemen sesuai kebutuhan.

Baca juga artikel terkait SUPPLEMENT CONTENT atau tulisan lainnya dari Syifa Khairunnisa Zahrah

diajeng.id - Diajeng
Kontributor: Syifa Khairunnisa Zahrah
Penulis: Syifa Khairunnisa Zahrah
Editor: Sekar Kinasih