Menuju konten utama

Old Money: Mengenal Asal-Usul dan Ciri Khasnya

Artikel berikut akan mengulas tentang istilah old money, dari asal-usul konsep, ciri-ciri, hingga perbedaan antara old money dengan new money.

Old Money: Mengenal Asal-Usul dan Ciri Khasnya
Ilustrasi old money. FOTO/iStockphoto

diajeng.id - Kamu mungkin sudah sering melihat di media sosial unggahan yang memperlihatkan orang mengenakan kemeja putih dipadankan dengan blazer rapi, lalu alas kaki yang dipakai model sepatu loafers, hingga aksesori sederhana yang terlihat elegan.

Nah, gaya berpakaian seperti ini biasanya dilabeli dengan istilah old money aesthetic. Namun, tahukah kamu bahwa istilah old money sebenarnya tidak sekadar membicarakan soal penampilan, tetapi juga berkaitan dengan sejarah kekayaan dan status sosial?

Apa Itu Old Money?

Dalam kamus Merriam-Webster, old money merujuk pada orang-orang yang keluarganya telah kaya sejak lama.

Kekayaan tersebut umumnya diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya, sehingga keluarga memiliki sumber daya ekonomi dan kedudukan sosial yang telah terbentuk selama bertahun-tahun. Pengertian serupa juga tercantum dalam Cambridge Dictionary.

Dengan demikian, old money sebenarnya juga bukan sekadar sebutan bagi orang kaya, melainkan menggambarkan kekayaan yang memiliki sejarah panjang dalam sebuah keluarga.

Asal-Usul Konsep Old Money

Berbicara tentang old money, konsep ini berkaitan erat dengan terbentuknya kelas sosial dan keluarga elite, terutama di masyarakat Barat. Kekayaan yang diwariskan lintas generasi memungkinkan keluarga mempertahankan aset, jaringan sosial, serta pengaruhnya dalam waktu lama.

Sementara itu, ada juga istilah new money, di mana ini digunakan untuk membedakan kekayaan yang relatif baru diperoleh, misalnya melalui bisnis, karier, atau industri yang berkembang.

Dalam perkembangannya, old money juga melekat pada citra keluarga elite Amerika dan gaya hidup preppy yang terinspirasi dari lingkungan sekolah persiapan serta kampus Ivy League.

Situs The Harvard Gazette pada Oktober 2023 dalam ulasan "Call It ‘Old Money Aesthetic’ or ‘Coastal Grandma’ — It All Comes Back to Preppy" mencatat, bahwa gaya preppy berkembang dari pakaian kampus, kemudian meluas menjadi gaya berpakaian yang diasosiasikan dengan kelas sosial tertentu.

Tahun yang sama, 2023, old money kembali populer sebagai tren mode di media sosial. Majalah Vogue dan La Trobe University dalam artikel berjudul "‘Clean girl’ and ‘old money’ aesthetics on TikTok" turut menyoroti popularitas gaya ini, yang mengutamakan kesan klasik, kualitas pakaian, serta kemewahan yang tidak terlalu mencolok.

Ciri-Ciri Old Money

Meski tidak memiliki aturan baku, ada beberapa ciri yang kerap diasosiasikan dengan old money.

Ciri pertama, kekayaan lintas generasi menjadi karakteristik utamanya. Lalu yang kedua, gaya berpakaian cenderung klasik dan tidak mudah terpengaruh tren sesaat.

Ketiga, ciri yang terlihat sangat jelas adalah lebih mengutamakan kualitas dan potongan pakaian daripada logo besar atau merek yang mencolok. Serta ciri keempat, penampilannya sering terlihat sederhana, rapi, dan elegan.

Dalam konteks old money aesthetic, kemeja Oxford, blazer, sweater rajut, celana berpotongan rapi, dan loafers menjadi pilihan yang bisa dikatakan umum. Namun, ciri-ciri visual ini hanya menggambarkan estetika, bukan bukti bahwa seseorang benar-benar berasal dari keluarga kaya turun-temurun.

Old Money vs New Money, Apa Bedanya?

Perbedaan utama old money vs new money terletak pada asal dan sejarah kekayaannya. Old money identik dengan kekayaan yang diwariskan selama beberapa generasi, sedangkan new money merujuk pada kekayaan yang baru diperoleh melalui usaha, bisnis, atau sumber pendapatan lainnya.

Perbedaan gaya hidup maupun gaya berpakaian yang sering dilekatkan pada keduanya tidak selalu berlaku. Tidak semua keluarga old money bisa tampil sederhana dan tidak semua orang yang baru kaya gemar memamerkan kekayaan.

Pada akhirnya, old money bukan hanya tentang pakaian mahal atau penampilan elegan. Istilah ini tentu memiliki akar pada sejarah kekayaan, pewarisan aset, dan kelas sosial. Sementara itu, old money aesthetic merupakan interpretasi modern yang mengadaptasi citra tersebut menjadi tren gaya berpakaian.

Artikel terkait lainnya juga bisa dibaca di tautan ini.

Baca juga artikel terkait GAYA HIDUP atau tulisan lainnya dari Dhita Koesno

diajeng.id - Gaya Hidup
Penulis: Dhita Koesno
Editor: Dhita Koesno & Sekar Kinasih