Menuju konten utama

5 Rekomendasi Film Dokumenter Inspiratif tentang Atlet Perempuan

Dari kisah atlet panahan Deepika Kumari, pesenam Margarita Mamun, hingga perenang Yusra Mardini, berikut film dokumenter atlet perempuan yang menginspirasi.

5 Rekomendasi Film Dokumenter Inspiratif tentang Atlet Perempuan
Header Diajeng Olahraga Perempuan. foto/istockphoto

diajeng.id - Bagi kamu yang sedang berusaha merutinkan aktivitas olahraga atau yang tengah memperjuangkan karier sebagai atlet, perjalanan menuju konsistensi dan kesuksesan tentu tidak selalu mudah.

Dibutuhkan kerja keras, konsistensi, serta mental yang kuat untuk menghadapi berbagai tantangan di dunia olahraga.

Selain itu, perempuan di dunia olahraga juga kerap menghadapi stigma dan pandangan yang meremehkan kemampuan mereka.

Tak jarang, perempuan dianggap tidak memiliki tubuh sekuat sekuat laki-laki dan tidak sekompetitif laki-laki, sehingga harus bekerja dua kali lebih keras untuk membuktikan diri.

Salah satu yang bisa membantumu agar senantiasa termotivasi untuk berolahraga adalah dengan menyimak kisah nyata para atlet perempuan melalui film dokumenter.

Lewat tayangan ini, kamu bisa melihat perjuangan, pengorbanan, hingga pencapaian inspiratif dari para atlet perempuan di berbagai cabang olahraga.

Berikut beberapa rekomendasi film dokumenter tentang atlet perempuan yang bisa menjadi sumber inspirasi dan penyemangat untuk terus melangkah.

1. The Swimmers (2022)

The Swimmers mengisahkan dua bersaudara asal Suriah, Yusra dan Sara Mardini, yang hidupnya berubah drastis akibat perang.

Dari kehidupan yang awalnya tenang, keduanya terpaksa meninggalkan rumah dan melakukan perjalanan berbahaya menuju Eropa demi mencari keselamatan.

Dalam perjalanan yang ditempuh melalui jalur laut, mereka menghadapi berbagai risiko, mulai dari kondisi perahu yang tidak layak hingga ancaman keselamatan di tengah ombak Laut Mediterania yang ganas. Mereka memutuskan terjun ke laut dan berenang selama tiga jam untuk mengarahkan perahu yang kelebihan muatan penumpang hingga semuanya selamat berlabuh di Yunani.

Di tengah situasi tersebut, Yusra tetap berusaha mempertahankan mimpinya sebagai atlet renang. Setelah berhasil mendapatkan perlindungan di Jerman, ia kembali berlatih dengan tekun hingga akhirnya berkesempatan untuk berkompetisi di Olimpiade di Rio de Janeiro pada 2016.

2. Maiden (2018)

Maiden mengisahkan Tracy Edwards, seorang pelaut muda yang bertekad mengikuti ajang Whitbread Round the World Race dengan menjadi kapten kapal dan membentuk kru yang seluruhnya terdiri dari perempuan.

Di tengah dominasi laki-laki dalam olahraga perahu layar (sailing), Edwards dan timnya harus menghadapi berbagai tantangan, mulai dari seksisme, keraguan banyak pihak, hingga keterbatasan dana.

Dengan tekad kuat, mereka berlayar mengelilingi dunia dalam perlombaan yang penuh risiko. Perjalanan ini menjadi bukti keberanian dan ketangguhan perempuan dalam menembus batasan serta membuktikan kemampuan mereka di dunia yang didominasi oleh laki-laki.

3. Over the Limit (2017)

Over the Limit mengikuti perjalanan Margarita Mamun asal Rusia saat mempersiapkan diri menuju Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro.

Mamun menjalani latihan senam ritmik yang sangat intens dengan berbagai alat seperti pita, bola, dan simpai, sambil terus berada di bawah tekanan tinggi dari pelatihnya, Amina Zaripova dan Irina Viner-Usmanova.

Di balik penampilannya yang anggun, Mamun harus menghadapi tuntutan keras, kritik tajam, serta metode latihan yang menekan secara fisik dan mental.

Pada satu titik, Mamun ingin menyerah dan menekankan bahwa dia "hanya manusia" yang bisa lelah. Namun, pelatihnya merespons dengan tegas "Kamu bukan manusia, kamu atlet!"

Tekanan yang terus meningkat menjelang Olimpiade memengaruhi kondisi emosional Mamun. Kisah Mamun memperlihatkan betapa beratnya perjuangan seorang atlet dalam mencapai kesempurnaan di panggung dunia.

4. Ladies First (2018)

Film dokumenter ini berkisah tentang Deepika Kumari yang tumbuh dalam kemiskinan di Jharkhand, negara bagian di timur India.

Kumari berusaha mengubah hidupnya melalui olahraga panahan. Awalnya, dia bergabung dengan akademi panahan untuk membantu ekonomi keluarga, hingga akhirnya bakatnya berkembang dan membawanya ke kompetisi internasional.

Perjalanannya menuju Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro diwarnai latihan keras, keterbatasan fasilitas, tekanan media, serta hambatan sosial bagi perempuan di India.

Kumari juga menghadapi ekspektasi tinggi sebagai atlet, sekaligus menjadi panutan bagi banyak perempuan muda yang ingin mengejar mimpi di tengah berbagai keterbatasan.

5. The Witches of the Orient (2021)

Film dokumenter ini mengisahkan tim nasional voli putri Jepang pada era 1960-an yang beranggotakan para pekerja pabrik dan awalnya masih amatir.

Di bawah pelatihan keras Hirofumi Daimatsu, mereka menjalani latihan ekstrem hingga berkembang menjadi tim yang sangat kuat.

Mereka kemudian mencatat 258 kemenangan beruntun dan meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 1964, hingga dijuluki “penyihir” karena performa luar biasa mereka.

Perjalanan ini juga memperlihatkan keseharian mereka yang harus membagi waktu antara pekerjaan di pabrik dan latihan intens, serta bagaimana kisah mereka menjadi bagian dari budaya populer Jepang, termasuk menginspirasi manga Attack No. 1.

Baca juga artikel terkait SUPPLEMENT CONTENT atau tulisan lainnya dari Risa Fajar Kusuma

diajeng.id - Binar
Kontributor: Risa Fajar Kusuma
Penulis: Risa Fajar Kusuma
Editor: Sekar Kinasih