Menuju konten utama

10 Tips Aman Saat Berada di Kerumunan Demonstrasi

Apa yang dapat kita lakukan ketika terjebak di lokasi unjuk rasa atau kerumunan demonstrasi? Simak ulasannya di bawah ini.

10 Tips Aman Saat Berada di Kerumunan Demonstrasi
Header Diajeng Tips Aman Perempuan di Tengah Aksi Demonstrasi. tirto.id/Quita

diajeng.id - Pada malam hari tanggal 28 Agustus 2025, aksi demonstrasi yang terjadi di sekitar Gedung DPR/MPR RI berujung pada tragedi.

Seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan (21) meninggal dunia setelah ditabrak dan dilindas rantis milik Brimob saat berusaha menerobos kerumunan demonstran di Pejompongan, Jakarta Pusat.

Peristiwa ini menjadi pengingat pahit bahwa dalam situasi tak terduga, siapa saja termasuk pekerja yang sehari-hari kita temui seperti Affan, dapat terjebak di tengah konflik yang bukan berada dalam kendali mereka.

Masih dalam suasana duka, penting bagi kita semua, tak terkecuali perempuan, yang mungkin sedang berada di lokasi keramaian unjuk rasa, untuk tetap waspada, sigap, dan siap menjaga keselamatan diri dengan strategi yang tepat.

Mengapa Kita Perlu Waspada Saat Aksi Demo?

Di negara hukum yang menjunjung tinggi asas demokrasi, aksi demonstrasi atau unjuk rasa merupakan hak warga negara yang sepatutnya difasilitasi dengan baik oleh otoritas pemerintah.

Sayangnya, ketika demonstrasi besar melibatkan banyak massa dan aparat yang berjaga, bukan tidak mungkin terjadi gesekan yang berujung pada eskalasi sampai kericuhan.

Dengan segala mobilitas dan aktivitas di ruang publik, kita perlu memiliki bekal pengetahuan agar tidak menjadi korban dari situasi berbahaya yang sedang berlangsung.

Mulai dari menjaga jarak aman, mengenali jalur evakuasi, hingga memahami cara melindungi diri jika terjebak di tengah kerumunan padat, semua ini menjadi bagian penting dari tips aman jika kita terjebak di lokasi demo.

Kita juga harus berani menghadapi keadaan darurat agar tetap bisa merasa tenang di situasi yang ricuh.

Tips Aman di Tengah Aksi Demo

Berikut ini beberapa tips dan hal-hal yang harus dihindari saat kita sedang berada di lokasi demonstrasi yang ramai dan padat.

1. Tetap Bersikap Tenang

Tetaplah tenang dan fokus pada tujuan kamu, jangan juga emosi menghadapi provokator yang mungkin sedang berada di dekatmu. Berpikirlah secara rasional, jauhkan diri dan redakan situasi jika memungkinkan.

2. Tidak Bergabung di Lokasi Kerumunan

Kerumunan massa saat terjadi demo bisa bereskalasi menjadi situasi berbahaya. Sebisa mungkin, hindari rasa penasaran untuk melihat dari dekat.

Berada di tengah kerumunan bukan hanya berisiko terjebak dalam dorongan massa, tetapi juga rawan mengalami pelecehan atau tindak kekerasan lain yang sering luput dari perhatian.

Lebih amannya, carilah jalan alternatif, atau tunggulah di tempat yang jauh dari pusat keributan hingga kondisi mereda.

3. Menjauhi Polisi

Aparat kepolisian umumnya hadir untuk mengendalikan aksi massa. Keberadaan mereka pun sering jadi titik panas yang memicu gesekan dengan massa.

Oleh karena itu, kita sebaiknya tidak berdiri atau berjalan terlalu dekat dengan barisan polisi.

Risiko terkena gas air mata, terdorong tameng, atau ikut terseret dalam bentrokan bisa diminimalkan dengan menjaga jarak aman. Pilih jalur lain, atau segera menyingkir ke area yang lebih tenang agar keselamatan tetap terjaga.

4. Menghindari Area yang Macet Total

Demi keamanan, hindari area yang padat dan jalanan berbahaya, seperti di jalan-jalan utama, persimpangan, dan area yang ramai, karena ini kerap menjadi titik gesekan. Usahakan mencari jalan yang jarang dilewati untuk menghindari kerumunan.

5. Bergerak ke Lokasi yang Aman

Sambil tetap tenang dan menjaga agar diri kita tidak terkesan terlalu menarik perhatian di keramaian, kamu dapat mencari celah untuk berjalan menjauh dari kerumunan, tetapi hindari pergi dengan berlari.

Jika tidak menemukan jalan keluar yang aman, maka kamu bisa mencari tempat tertutup, seperti bangunan, tetapi jauhi jendela dan pintu.

Usahakan pula menemukan ruangan yang terlindungi dan cari tahu pintu keluarnya jika sewaktu-waktu kamu perlu meninggalkan area dengan cepat.

6. Tetap Update Informasi

Dalam banyak kasus, demonstrasi berskala besar telah direncanakan berhari-hari atau berminggu-minggu sebelumnya.

Dengan tetap mengikuti berita terkini, kamu dapat merencanakan kapan harus menghindari area tertentu atau mengambil langkah-langkah pencegahan, terutama jika merasa ada risiko terhadap keselamatan.

7. Selalu Waspada

Demonstrasi kadang-kadang juga terjadi tanpa pemberitahuan atau dengan pemberitahuan yang sangat singkat.

Dalam kasus ekstrem, demonstrasi dapat berujung pada aksi kekerasan.

Jika kamu tiba-tiba dikelilingi oleh kerumunan, minimalkan risiko dengan menundukkan kepala dan bergerak mengikuti arus orang banyak.

8. Tetap Bersama-sama dengan Orang Terdekat

Jika kamu tidak sendiri, misalnya ada di keramaian dengan teman, pasangan, atau anak kecil, usahakan tetap berpegangan tangan atau mengaitkan siku.

Jika ada anak kecil, angkat atau gendong mereka sehingga tidak ada risiko tubuh mereka terdesak kerumunan. Namun, jika kamu sedang sendirian, maka berbagilah lokasi dengan orang terdekat di ponsel saat situasi aman.

9. Segera Meninggalkan Lokasi

Setelah kerumunan berlalu, kamu harus meninggalkan area tersebut, bergerak ke arah berlawanan dengan kerumunan.

Jika bertemu polisi, usahakan tangan kosong dan bisa tetap terlihat oleh polisi.

10. Jika sedang Membawa Kendaraan, Kemudikan dengan Benar

Saat melewati area demonstrasi yang padat, jangan panik atau terburu-buru menekan gas. Kendalikan kendaraan dengan tenang, patuhi aturan lalu lintas.

Hindari ngebut atau menerobos kerumunan, karena justru bisa memicu bahaya bagi diri sendiri maupun orang lain.

Tenang dan fokus saat berkendara akan membantumu menemukan jalur aman untuk segera keluar dari lokasi ricuh.

Akses dan pelajari informasi lanjut seputar artikel keselamatan diri lainnya di sini.

Baca juga artikel terkait DEMO atau tulisan lainnya dari Dhita Koesno

diajeng.id - Diajeng
Penulis: Dhita Koesno
Editor: Sekar Kinasih