Menuju konten utama

Bacaan Doa Lamaran Nikah, Arab, Latin dan Artinya

Simak doa lamaran pernikahan dalam bahasa Arab, latin, dan artinya di artikel ini, disertasi informasi daftar rangkaian acara lamaran pernikahan.

Bacaan Doa Lamaran Nikah, Arab, Latin dan Artinya
Ilustrasi pasangan suami istri muslim menikah. FOTO/iStockphoto

diajeng.id - Lamaran pernikahan atau tunangan merupakan salah satu momen penting dalam perjalanan menuju jenjang pernikahan. Tahap ini menjadi simbol keseriusan dua orang untuk melangkah ke hubungan yang lebih serius, sekaligus sebagai bentuk komitmen awal antara kedua keluarga.

Tidak hanya sekadar acara formal, prosesi lamaran juga sarat makna, mulai dari penyampaian niat baik hingga mempererat hubungan antar keluarga sebelum hari pernikahan tiba. Berikut ini adalah doa lamaran nikah lengkap tulisan Arab dan latin yang bisa kamu panjatkan ketika acara berlangsung.

Rangkaian Acara Lamaran

Rangkaian acara lamaran tidak hanya berisi momen inti seperti penyampaian niat dan tukar cincin, tetapi juga mencakup berbagai tahapan yang membantu menciptakan suasana hangat serta mempererat hubungan kedua keluarga.

Berikut rangkaian acara lamaran yang perlu kamu ketahui sebelum menikah.

1. Pembukaan oleh MC

Acara lamaran diawali dengan pembukaan oleh MC yang bertugas menyapa tamu, memperkenalkan kedua keluarga, serta menjelaskan tujuan acara. Pilih MC yang komunikatif agar suasana terasa hangat namun tetap sopan.

2. Sambutan Keluarga Pihak Pria

Perwakilan keluarga pria menyampaikan maksud kedatangan, yaitu melamar calon mempelai wanita. Sambutan ini biasanya berisi ungkapan keseriusan sekaligus ucapan terima kasih atas sambutan dari pihak wanita.

3. Balasan dari Keluarga Pihak Wanita

Pihak wanita memberikan jawaban atas lamaran tersebut, umumnya berupa penerimaan. Calon mempelai wanita juga diminta menyatakan kesediaannya, yang menjadi momen penting dalam acara.

4. Tukar Cincin dan Penyerahan Hantaran

Prosesi inti berupa pemasangan cincin sebagai simbol ikatan resmi. Dilanjutkan dengan penyerahan hantaran dari pihak pria sebagai tanda tanggung jawab dan keseriusan.

5. Perkenalan dan Diskusi Keluarga

Setelah prosesi formal, kedua keluarga saling berkenalan lebih dekat dan dapat berdiskusi santai mengenai rencana pernikahan.

6. Doa Bersama

Acara dilanjutkan dengan doa untuk memohon kelancaran hingga hari pernikahan.

7. Ramah Tamah dan Makan Bersama

Sesi makan bersama menjadi momen mempererat hubungan dengan suasana santai dan penuh kehangatan.

8. Penutup Acara

MC menutup acara dengan ucapan terima kasih, dilanjutkan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan.

Doa Lamaran Pernikahan

Doa tunangan menjadi bagian penting dalam prosesi lamaran sebelum pernikahan karena menjadi wujud harapan dan permohonan kepada Tuhan agar hubungan yang dijalani mendapatkan keberkahan.

Melalui doa, kedua keluarga memanjatkan harapan agar langkah menuju pernikahan senantiasa diberi kelancaran, keharmonisan, serta kebaikan di masa depan.

Doa 1

اللَّهُمَّ إِنَّكَ تَقْدِرُ وَلَا أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلَا أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ، فَإِنْ رَأَيْتَ لِي فِي (........) خَيْرًا فِي دِينِي وَآخِرَتِي فَاقْدِرْهَا لِي

Latin:

Allahumma innaka taqdiru wa lâ aqdiru, wa ta‘lamu wa lâ a‘lamu, wa anta ‘allâmul ghuyûb. Fa in ra’aita lī fī (........) khairan fī dīnī wa ākhiratī faqdirhā lī.

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Menentukan, sedangkan aku tidak dapat menentukan. Engkau Maha Mengetahui, sedangkan aku tidak mengetahui, dan Engkau Maha Mengetahui segala yang gaib. Jika Engkau melihat bahwa (........ [sebutkan nama calon pasangan bin/binti ayahnya]) baik untuk agama dan akhiratku, maka takdirkanlah aku bersamanya.”

Doa 2

اللَّهُمَّ اجْعَلْ هَذِهِ الْخِطْبَةَ خِطْبَةً مُبَارَكَةً مُصْلِحَةً دَائِمَةً أَبَدًا، ظَاهِرًا وَبَاطِنًا، أَوَّلًا وَآخِرًا، بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ.

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ، وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

Bacaan Latin:

Allahummaj‘al hādzihil khitbah khitbatan mubārakatan mushlihatan dā’imatan abadan, zhāhiran wa bāthinan, awwalan wa ākhiran, birahmatika yā arhamar rāhimīn.

Rabbana taqabbal minnā innaka antas-samī‘ul ‘alīm, wa tub ‘alainā innaka antat-tawwābur rahīm.

Artinya:

“Ya Allah, jadikanlah lamaran ini sebagai lamaran yang diberkahi, membawa kebaikan, dan berlangsung langgeng selamanya, baik secara lahir maupun batin, dari awal hingga akhir, dengan rahmat-Mu, wahai Yang Maha Penyayang.

Wahai Tuhan kami, terimalah (amal) dari kami. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Dan terimalah tobat kami, sesungguhnya Engkau Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.”

Artikel lainnya seputar pernikahan juga bisa dibaca di sini.

Baca juga artikel terkait PERNIKAHAN atau tulisan lainnya dari Risa Fajar Kusuma

diajeng.id - Diajeng
Kontributor: Risa Fajar Kusuma
Penulis: Risa Fajar Kusuma
Editor: Dhita Koesno