Menuju konten utama

7 Rekomendasi Baju Adat Simpel yang Bisa Dipakai di Hari Kartini

Berikut ini adalah 7 rekomendasi baju adat Hari Kartini yang simpel dan mudah ditemukan untuk laki-laki dan perempuan.

7 Rekomendasi Baju Adat Simpel yang Bisa Dipakai di Hari Kartini
Aktris Cinta Laura (kiri) bersama Chelsea Islan (kanan) membacakan surat-surat asli Kartini saat Pementasan Terbitlah Terang di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Senin (21/4/2025). Dalam rangka memperingati Hari Kartini para seniman multigenerasi menggelar sebuah pertunjukan sastra dan suara bertajuk Terbitlah Terang pembacaan surat dan gagasan kartini sebagai penghormatan terhadap pemikiran, perjuangan dan jiwa seorang Raden Ajeng Kartini. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/Spt.

diajeng.id - Setiap tanggal 21 April, masyarakat Indonesia memperingati Hari Kartini sebagai momen untuk mengenang perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan hak dan pendidikan bagi perempuan.

Peringatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya semangat kesetaraan. Seringkali Hari Kartini identik dengan penggunaan baju adat dari berbagai daerah di Indonesia.

Tradisi ini tidak hanya menambah semarak suasana, tetapi juga menjadi cara untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya. Memakai baju adat Hari Kartini juga salah satu bentuk menghargai keberagaman yang dimiliki bangsa.

Rekomendasi Baju Adat untuk Memperingati Hari Kartini

Merayakan Hari Kartini rasanya kurang lengkap tanpa mengenakan baju adat yang mencerminkan kekayaan budaya Indonesia. Selain terlihat anggun dan khas, pilihan busana tradisional juga bisa menjadi cara sederhana untuk ikut memeriahkan momen spesial ini.

Berikut beberapa inspirasi baju adat simple yang bisa kamu kenakan saat memperingati Hari Kartini.

1. Baju Bodo

Baju bodo merupakan pakaian adat khas Sulawesi Selatan yang memiliki bentuk sederhana berupa potongan segi empat dengan lengan pendek hingga siku. Meski dikenal dengan warna-warna cerah, tampilannya tetap terlihat anggun dan bersahaja.

Umumnya dikenakan dalam acara adat seperti pernikahan atau pesta tradisional, kini baju bodo juga semakin populer di berbagai perayaan budaya sebagai simbol kebanggaan warisan leluhur.

2. Surjan

Surjan adalah pakaian adat dari Jawa Tengah dan Yogyakarta yang sarat makna filosofis. Biasanya dikenakan oleh laki-laki, lengkap dengan jarik dan blangkon, meski kini perempuan juga kerap memadukannya dengan kebaya.

Selain digunakan dalam acara adat, Surjan juga mencerminkan nilai spiritual dan ketakwaan yang diwariskan sejak masa Mataram.

Ilustrasi Pakaian Adat Jogja

Ilustrasi Pakaian Adat Jogja. foto/Antara

3. Kebaya Encim

Kebaya Encim berasal dari budaya Betawi dan memiliki ciri khas perpaduan nuansa Tionghoa dan Eropa. Umumnya dibuat dari bahan brokat dengan sentuhan bordir khas, sehingga terlihat anggun dan unik.

Desainnya mencerminkan akulturasi budaya yang pernah berkembang di Batavia, yang kini menjadi Jakarta.

Kebaya Encim

Kebaya Encim. foto/istockphoto

4. Pesa’an Madura

Pesa’an atau baju sakera adalah pakaian adat khas Madura yang identik dengan atasan dan celana hitam longgar, dipadukan dengan kaos garis-garis merah putih atau merah hitam.

Penampilannya biasanya dilengkapi dengan sarung, ikat pinggang, dan penutup kepala. Busana ini banyak dikenakan oleh pria, baik dalam aktivitas sehari-hari maupun acara tertentu, sebagai simbol identitas budaya Madura.

5. Payas Alit

Payas Alit merupakan salah satu pakaian adat Bali yang sederhana dan sering digunakan dalam kegiatan sehari-hari. Untuk perempuan, biasanya terdiri dari kebaya dan kain songket, sedangkan laki-laki mengenakan kemeja putih, kamen, serta udeng sebagai penutup kepala.

Baju adat indonesia simple ini juga cocok dijadikan pilihan saat perayaan seperti Hari Kartini.

6. Ulos Batak

Ulos adalah kain tradisional khas Batak yang kerap digunakan sebagai bagian dari busana adat, baik oleh pria maupun perempuan. Biasanya dikenakan dengan cara diselempangkan atau dililitkan di tubuh, ulos melambangkan kehangatan, kasih sayang, serta doa.

Karena maknanya yang mendalam dalam berbagai upacara adat, ulos juga cocok dipakai saat Hari Kartini untuk menonjolkan kekayaan budaya.

7. Baju Baduy

Baju adat simpel Suku Baduy bisa jadi pilihan tepat jika kamu menyukai tampilan yang sederhana namun tetap autentik. Untuk perempuan, busananya berupa kebaya hitam dengan kancing depan yang dipadukan dengan sarung hitam bermotif biru.

Desainnya yang simpel dan warnanya yang cenderung netral membuat pakaian ini nyaman dipakai seharian, sekaligus mencerminkan nilai kesederhanaan yang kuat dari budaya Baduy.

Baca juga artikel terkait SUPPLEMENT CONTENT atau tulisan lainnya dari Risa Fajar Kusuma

diajeng.id - Diajeng
Kontributor: Risa Fajar Kusuma
Penulis: Risa Fajar Kusuma
Editor: Risa Fajar Kusuma & Dhita Koesno