diajeng.id - Mengenalkan kisah para nabi kepada anak sejak usia TK dan SD dapat menjadi salah satu cara untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan melalui cerita yang mudah dipahami.
Dengan tokoh, peristiwa, dan perjalanan hidup yang menarik, anak dapat belajar tentang kejujuran, kesabaran, keberanian, tanggung jawab, serta sikap berbuat baik kepada sesama.
Selain menambah pengetahuan tentang agama, menceritakan kisah nabi juga dapat membantu anak memahami pesan moral dalam kehidupan sehari-hari. Cara ini sekaligus dapat menjadi sarana bagi orang tua untuk membangun kebiasaan belajar yang menyenangkan dan mempererat kedekatan dengan anak.
Salah satu kisah yang menarik untuk dijadikan pembelajaran bagi anak adalah kisah nabi Nuh. Berikut kisah nabi nuh singkat untuk anak TK dan SD yang ringkas.
Kisah Nabi Nuh untuk Anak TK dan SD
Dengan penuh kesungguhan, Nabi Nuh AS terus mengajak kaumnya kembali menyembah Allah SWT. Namun, sebagian besar dari mereka tetap keras kepala dan menolak dakwahnya. Selama bertahun-tahun berdakwah, hanya sekitar 70 hingga 80 orang yang bersedia menjadi pengikutnya.
Nabi Nuh AS kemudian memohon kepada Allah SWT agar kaumnya mendapatkan petunjuk. Allah SWT mengabulkan doanya dan memerintahkannya untuk membuat sebuah perahu besar bersama para pengikutnya.
Mereka mulai membangun perahu di atas bukit dengan menebang pohon dan menggunakan kayunya. Melihat hal tersebut, kaum Nabi Nuh AS justru mengejek dan mengolok-oloknya. Bahkan, mereka tega melemparkan kotoran kepada Nabi Nuh AS dan para pengikutnya saat sedang bekerja.
Setelah perahu selesai, Nabi Nuh AS mengajak para pengikutnya untuk naik ke dalam kapal. Beliau juga membawa sepasang dari setiap jenis hewan serta benih tumbuh-tumbuhan agar kehidupan dapat kembali berkembang setelah bencana berakhir.
Tak lama kemudian, langit menjadi gelap dan hujan deras turun disertai suara gemuruh. Air terus meninggi hingga terjadi banjir besar yang menenggelamkan daratan. Saat itu, kapal Nabi Nuh AS menjadi tempat perlindungan bagi orang-orang yang beriman.
Hujan kemudian turun selama 40 hari 40 malam. Setelah itu, hujan berhenti dan air perlahan surut. Sekitar 150 hari kemudian, Nabi Nuh AS bersama para pengikutnya turun dari kapal dan memulai kehidupan baru dalam ketaatan kepada Allah SWT. Keturunan Nabi Nuh AS pun terus berkembang dan menyebar ke berbagai penjuru bumi.
Hikmah dari Kisah Nabi Nuh AS
Kisah Nabi Nuh AS mengajarkan anak tentang pentingnya kesabaran, keteguhan, dan ketaatan kepada Allah SWT. Sebagai salah satu nabi Ulul Azmi, Nabi Nuh AS tetap berdakwah selama ratusan tahun meskipun hanya memiliki sedikit pengikut.
Nabi Nuh AS juga menunjukkan pentingnya percaya kepada Allah SWT dengan menjalankan perintah-Nya untuk membuat kapal, meskipun sempat mendapat ejekan dari kaumnya.
Kisah ini dapat menjadi pengingat bagi anak untuk selalu berusaha, bersabar, dan tetap taat kepada Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari.
Artikel lainnya tentang kisah-kisah Nabi juga bisa dibaca di sini.
Penulis: Risa Fajar Kusuma
Editor: Dhita Koesno