Menuju konten utama
"In This Economy"

Kreasikan Baju-Baju Lama, Optimalkan Capsule Wardrobe-mu

Jadi outfit repeater di ekonomi hari ini, kenapa tidak? Kombinasikan baju-baju lama jadi padu padan lebih segar, kreasikan kain bekas jadi bernilai lebih.

Kreasikan Baju-Baju Lama, Optimalkan Capsule Wardrobe-mu
Header Diajeng Kreasi Baju Lama. FOTO/iStockphoto

diajeng.id - Di situasi ekonomi yang terus mengalami inflasi, masyarakat luas mulai mempertimbangkan ulang untuk membelanjakan uang pada barang-barang yang tidak terlalu mendesak, salah satunya pakaian.

Lalu, bagaimana dengan sebagian dari kita yang mungkin telah menjadikan aktivitas belanja pakaian sebagai rutinitas? Kebiasaan belanja ini tentu bukan hal yang mudah untuk dihentikan, terlebih jika kegiatan tersebut memberikan kesenangan dan nuansa eskapisme yang melegakan.

Nah, alih-alih bingung, kamu bisa mulai menerapkan strategi ala outfit repeater.

Outfit repeater merujuk pada gaya hidup yang mengutamakan pemakaian baju berulang-ulang, atau kembali mengreasikan baju lama, dengan teknik Do-It-Yourself (DIY) sederhana.

Kamu bisa jadi outfit repeater dengan menerapkan prinsip capsule wardrobe, yaitu menata lemari dengan jumlah pakaian terbatas tetapi serbaguna. Selain itu, kamu bisa desain ulang pakaian-pakaian lama, atau bahkan mewarnai ulang pakaian yang terlihat sudah usang.

Berikut beberapa ide yang bisa kamu eksplorasi sebagai outfit repeater:

1. Upcycle

Upcycling adalah cara kreatif mengubah barang lama jadi lebih bernilai.

Misalnya, jins atau denim usang bisa jadi tas atau atasan, t-shirt lama bisa diubah jadi crop top atau tas, bahkan dijadikan bahan kerajinan karena pada dasarnya bahan-bahan kain cenderung sulit terurai.

Gaun yang jarang dipakai juga bisa disulap jadi rok atau atasan yang lebih kekinian.

Prosesnya sederhana, cukup dengan memotong, menjahit, atau menambahkan detail seperti renda dan patch. Dengan sedikit sentuhan, pakaian lama tidak hanya bisa dipakai lagi, tapi juga terlihat lebih unik dan menarik.

2. Re-purpose

Re-purpose adalah cara memanfaatkan kembali barang lama yang sudah tidak terlalu berguna agar dapat menjalankan fungsi baru tanpa harus diolah dengan teknik yang terlalu rumit.

Pakaian yang sudah rusak atau berlubang memang tidak bisa dipakai lagi, tetapi kainnya masih bisa dialihfungsikan jadi berbagai benda berguna, seperti lap pembersih, isi bantal, atau perlengkapan rumah.

Potongan kain-kain dari pakaian kekecilan atau sudah usang bisa diolah jadi karpet, wadah penyimpanan kecil, hingga pengikat kabel. Sisa kain pun bisa diubah jadi boneka lucu, dompet, atau pouch.

Dengan repurpose, barang lama tetap punya fungsi baru yang praktis sekaligus membantu mengurangi limbah.

3. Mix & Match Pakaian: Optimalkan Capsule Wardrobe

Capsule wardrobe adalah konsep styling pakaian dengan mengandalkan basic item yang mudah dipadupadankan.

Setiap orang memang punya gaya fesyen masing-masing, tetapi keberadaan capsule wardrobe akan semakin menegaskan karakter berpakaian dan koleksi pakaian timeless, seperti t-shirt putih, kemeja, dan jins.

Pilihan simpel ini mempermudah kita untuk menentukan outfit bergaya minimalis. Penggunaan palet warna netral juga membantu menciptakan berbagai kombinasi tetapi tetap tidak membosankan. Dengan cara ini, kamu bisa memaksimalkan setiap item dan memakainya berulang kali.

4. Mewarnai Ulang Baju Lama

Mewarnai ulang baju adalah cara praktis untuk membuat pakaian lama terlihat baru lagi. Kamu bisa memakai pewarna kain untuk hasil yang rata, atau mencoba tie-dye dan cat tekstil jika ingin tampilan yang lebih unik.

Apabila baju yang mau diwarnai ulang sebelumnya berwarna gelap, pertimbangkan teknik pemutih agar warnanya jadi lebih kontras dan menarik.

5. Menjualnya sebagai Produk Preloved

Kalau kamu ingin mengubah pakaian lama jadi uang, coba jual lewat platform marketplace umum atau media sosial, seperti Instagram, TikTok Shop, Shopee, grup thrifting di Facebook.

Pakaian yang masih layak pakai, terutama model vintage atau branded, biasanya punya daya tarik tersendiri.

Jika pun ada sedikit kerusakan seperti kancing hilang atau jahitan lepas, kamu bisa sampaikan ke calon pembeli yang berminat untuk memperbaikinya. Sepanjang kamu jujur mencantumkan kondisi barang secara detail di deskripsi, calon pembeli akan merasa aman dan percaya.

Baca juga artikel terkait LIFESTYLE atau tulisan lainnya dari Risa Fajar Kusuma

diajeng.id - Diajeng
Kontributor: Risa Fajar Kusuma
Penulis: Risa Fajar Kusuma
Editor: Sekar Kinasih