Menuju konten utama

Apa Penyebab Biduran pada Anak? Ini Penjelasan dan Obatnya

Berikut ini adalah penyebab biduran pada anak, cara mengatasinya agar anak merasa lebih nyaman, serta rekomendasi obatnya.

Apa Penyebab Biduran pada Anak? Ini Penjelasan dan Obatnya
Ilustrasi Biduran Anak. foto/istockphoto

diajeng.id - Biduran adalah reaksi sistem imun terhadap zat pemicu alergi tertentu. Kondisi ini biasanya ditandai dengan munculnya bentolan pada kulit yang berukuran cukup besar dan disertai rasa gatal. Keluhan biduran umumnya bersifat sementara dan tidak meninggalkan bekas pada kulit.

Meski demikian, penanganan yang tepat tetap dibutuhkan agar anak dapat pulih lebih cepat dan merasa lebih nyaman selama masa penyembuhan. Saat tubuh anak bersentuhan dengan alergen, sistem pertahanan tubuh akan melepaskan zat kimia yang disebut histamin.

Penyebab biduran pada anak adalah pelepasan histamin inilah yang memicu munculnya bentol dan gatal pada kulit. Meski dapat menimbulkan iritasi, zat ini sebenarnya berperan penting dalam membantu tubuh melawan kuman dan zat asing.

Penyebab Biduran pada Anak

Penyebab anak biduran umumnya muncul sebagai reaksi kulit terhadap zat tertentu yang dianggap asing oleh tubuh, seperti jenis makanan tertentu, bulu hewan, serbuk sari, maupun obat-obatan. Zat-zat tersebut dapat memicu respons berlebihan dari sistem imun sehingga menimbulkan bentol pada kulit.

Namun, tidak semua kasus biduran pada anak berkaitan dengan alergi. Kondisi ini juga dapat dipicu oleh berbagai faktor lain, seperti adanya infeksi, terutama infeksi virus, gigitan atau sengatan serangga, serta penggunaan pakaian yang terlalu ketat dan mengiritasi kulit.

Dalam kasus tertentu yang jarang terjadi, biduran juga dapat muncul akibat perubahan kondisi lingkungan atau tubuh anak. Misalnya, peningkatan suhu tubuh karena aktivitas fisik yang berlebihan, paparan suhu dingin dari air atau udara, maupun paparan sinar matahari secara langsung.

Cara Mengatasi Biduran pada Anak

Apakah biduran pada anak berbahaya? Biduran pada anak biasanya muncul dalam waktu 1–2 jam setelah terpapar pemicu dan dapat mereda sendiri dalam 6–8 jam, meskipun bentol bisa berpindah ke bagian tubuh lain.

Gejala utama yang muncul berupa bentol atau ruam disertai rasa gatal. Anak juga bisa menjadi lebih rewel, merasakan nyeri seperti tersengat, serta mengalami pembengkakan pada area tertentu seperti tangan, kaki, mata, atau bibir.

Berikut ini adalah cara mengatasi biduran pada anak yang bisa dilakukan di rumah agar anak tidak merasa kesakitan karena gatal.

  • Mandikan anak menggunakan air hangat dan sabun hipoalergenik untuk menjaga kulit tetap bersih dan tidak teriritasi.
  • Pilih pakaian yang longgar dan nyaman agar gesekan pada kulit tidak memperparah rasa gatal.
  • Oleskan losion calamine pada area kulit yang gatal untuk membantu meredakan keluhan.
  • Gunakan obat gatal khusus anak yang tersedia bebas di apotek sesuai aturan pemakaian.
  • Usahakan anak tidak menggaruk kulit yang terasa gatal agar terhindar dari iritasi dan bekas luka.

Rekomendasi Obat Biduran pada Anak

Obat antihistamin umumnya diberikan oleh dokter untuk meredakan rasa gatal. Beberapa jenis antihistamin yang sering digunakan antara lain diphenhydramine, hydroxyzine, cetirizine, dan loratadine. Berikut ini adalah rekomendasi obat biduran pada anak.

1. Caladine Lotion 95 ml

Caladine Lotion diformulasikan dengan calamine, diphenhydramine, dan camphor yang berfungsi membantu meredakan rasa gatal serta bentol akibat biduran, sekaligus memberikan efek menyejukkan pada kulit anak.

Kandungan zinc oxide di dalamnya juga berperan sebagai antiseptik yang dapat menghambat pertumbuhan kuman dan membantu mencegah iritasi kulit.

2. Konicare Gel Pengurang Gatal 60 ml

Konicare Gel Pengurang Gatal mengandung ekstrak bunga hamamelis atau witch hazel yang kaya akan tannin. Kandungan ini dikenal efektif membantu mengurangi rasa gatal dan pembengkakan akibat biduran, gigitan serangga, maupun biang keringat.

Selain itu, gel ini memberikan sensasi dingin yang dapat membantu mengalihkan perhatian anak dari rasa gatal, sehingga cocok digunakan sebagai pilihan pereda biduran pada anak.

3. Cetinal Sirup 60 ml

Cetinal Sirup bekerja dengan menekan aktivitas dan produksi histamin dalam tubuh. Dengan mekanisme tersebut, obat ini membantu mengurangi gejala biduran seperti gatal dan bentol pada kulit.

Obat ini mengandung cetirizine dan dapat digunakan oleh anak usia 2–12 tahun. Dosis untuk anak usia 2–6 tahun adalah 2,5 ml sebanyak dua kali sehari, sedangkan anak usia 6–12 tahun dapat diberikan 5 ml dua kali sehari, dikonsumsi pada pagi dan sore hari.

4. Caladine Powder Original 100 gr

Caladine Powder Original merupakan bedak tabur yang dapat digunakan untuk membantu meredakan biduran pada anak. Kandungan calamine dan zinc oxide di dalamnya berfungsi mengurangi rasa gatal serta melindungi kulit dari iritasi.

Sementara itu, camphor dan mentol memberikan sensasi dingin yang menenangkan kulit. Bedak ini dapat ditaburkan secara merata pada area kulit yang terasa gatal setelah mandi. Perlu diperhatikan bahwa Caladine Powder hanya digunakan untuk pemakaian luar.

5. Ceteme 4 mg 12 Tablet

Ceteme dapat dimanfaatkan sebagai obat biduran pada anak karena mengandung chlorpheniramine yang bekerja dengan menghambat histamin, zat pemicu gatal dan bentol pada biduran. Dengan penggunaan yang tepat, keluhan biduran dapat berangsur membaik.

Obat ini dapat diberikan kepada anak usia 2–12 tahun dengan dosis umum ¼ hingga ½ tablet, diminum sebanyak 3–4 kali sehari sesuai anjuran.

Baca juga artikel terkait SUPPLEMENT CONTENT atau tulisan lainnya dari Risa Fajar Kusuma

diajeng.id - Diajeng
Kontributor: Risa Fajar Kusuma
Penulis: Risa Fajar Kusuma
Editor: Risa Fajar Kusuma & Dhita Koesno