Menuju konten utama

Festival Buku Berjalan 2026: Gerakan Literasi Berkelanjutan

"Festival Buku Berjalan lahir dari keyakinan bahwa literasi tumbuh melalui perjumpaan." (Evi Syahida, Founder Forum Buku Berjalan).

Festival Buku Berjalan 2026: Gerakan Literasi Berkelanjutan
Forum Buku Berjalan (FBB) sukses menyelenggarakan Festival Buku Berjalan 2026, rangkaian kegiatan literasi yang berlangsung sepanjang 1–28 Juni 2026 di enam kota besar di Indonesia. FOTO/Forum Buku Berjalan

diajeng.id - Jakarta, 28 Juni 2026 – Forum Buku Berjalan (FBB) sukses menyelenggarakan Festival Buku Berjalan 2026, rangkaian kegiatan literasi yang berlangsung sepanjang 1–28 Juni 2026.

Selama hampir satu bulan, festival menghadirkan berbagai program daring dan luring yang menghubungkan para pencinta buku, mendorong budaya membaca, serta memperkuat semangat berbagi melalui buku.

Festival dibuka dengan Giveaway Blog pada 1–14 Juni 2026 yang mengajak masyarakat membagikan pengalaman membaca melalui tulisan.

Selanjutnya, Kompetisi Ulas Buku pada 5–17 Juni 2026 diikuti oleh 15 peserta dari berbagai daerah yang menyampaikan ulasan kritis terhadap buku-buku pilihan mereka.

Sebagai ruang bertemu dan berdiskusi bagi para pembaca, Forum Buku Berjalan juga menyelenggarakan Temu Buku secara luring di Bogor (20 Juni), Bandung (21 Juni), Semarang (21 Juni), Yogyakarta (28 Juni), serta Jakarta dan Tangerang Selatan (28 Juni).

Selain itu, Temu Buku Online pada 20 Juni 2026 turut memperluas jangkauan festival sehingga masyarakat dari berbagai wilayah dapat ikut berpartisipasi. Secara keseluruhan, kegiatan Temu Buku diikuti oleh 28 peserta.

Puncak Festival Buku Berjalan 2026 digelar pada Minggu, 28 Juni 2026, di Mr. Bentong, Kemang, Jakarta Selatan melalui tiga kegiatan utama, yaitu Kelas Buku, Temu Buku Offline, dan Tukar Buku Offline.

Kegiatan penutupan tersebut dihadiri sekitar 60 peserta yang berasal dari berbagai komunitas dan kalangan pecinta buku.

Kelas Buku mengangkat tema "Workshop Membuat Reading Journal untuk Pengembangan Diri", yang membekali peserta dengan teknik menyusun jurnal membaca sebagai media refleksi, pencatatan proses belajar, serta pengembangan diri melalui kebiasaan membaca secara konsisten.

Selain mengikuti kelas, peserta juga berpartisipasi dalam Tukar Buku Offline, sebuah aktivitas yang memungkinkan buku-buku berpindah tangan kepada pembaca baru sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

Festival juga menghadirkan Sustainable Market, area yang menyediakan berbagai buku preloved berkualitas sebagai bentuk dukungan terhadap gaya hidup berkelanjutan melalui pemanfaatan kembali buku layak baca.

Founder Forum Buku Berjalan, Evi Syahida, mengatakan bahwa Festival Buku Berjalan hadir sebagai ruang kolaborasi bagi masyarakat untuk membangun budaya membaca yang lebih inklusif.

"Festival Buku Berjalan lahir dari keyakinan bahwa literasi tumbuh melalui perjumpaan. Ketika orang-orang berkumpul untuk membaca, berdiskusi, bertukar buku, dan saling berbagi pengalaman, di situlah ekosistem literasi berkembang. Kami ingin membangun budaya bahwa buku tidak berhenti di satu rak, tetapi terus berjalan dari satu pembaca ke pembaca lainnya sehingga manfaatnya semakin luas. Semangat inilah yang kami bawa melalui #BukuBerjalanBerkelanjutan," ujar Evi Syahida, Founder Forum Buku Berjalan.

Melalui Festival Buku Berjalan 2026, Forum Buku Berjalan berharap semakin banyak masyarakat yang melihat literasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, bukan sekadar aktivitas membaca, tetapi juga ruang untuk belajar bersama, membangun jejaring, dan menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.

Forum Buku Berjalan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, narasumber, relawan, komunitas, serta mitra yang telah mendukung terselenggaranya Festival Buku Berjalan 2026.

Kolaborasi dari berbagai pihak menjadi fondasi penting dalam memperkuat ekosistem literasi yang terbuka, inklusif, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Tentang Forum Buku Berjalan Forum Buku Berjalan (FBB)

Komunitas literasi yang mendorong budaya membaca melalui berbagai program seperti tukar buku, temu buku, kelas literasi, mini library, kampanye membaca, serta kolaborasi dengan komunitas, institusi pendidikan, dan berbagai mitra.

Dengan mengusung semangat #BukuBerjalanBerkelanjutan, FBB percaya bahwa buku yang terus dibaca, dipinjamkan, dan dibagikan akan menciptakan dampak sosial yang lebih luas serta memperkuat budaya literasi di Indonesia.

Data Singkat Festival Buku Berjalan 2026

Periode penyelenggaraan: 1–28 Juni 2026

Giveaway Blog: 1–14 Juni 2026

Kompetisi Ulas Buku: 5–17 Juni 2026 (15 peserta)

Temu Buku: Bogor, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Jakarta, Tangerang Selatan, serta daring (28 peserta)

Puncak Festival: 28 Juni 2026 di Mr. Bentong, Kemang, Jakarta Selatan

Peserta kegiatan puncak: sekitar 60 orang

Baca juga artikel terkait SUPPLEMENT CONTENT

diajeng.id - Binar
Sumber: Siaran Pers