diajeng.id - Dia.Lo.Gue Artspace dan The Mogus dengan bangga mempersembahkan pameran tunggal Mulyana, “Food Monster Project: Playful Bites”, yang akan berlangsung dari 1 Oktober hingga 31 Desember 2025.
Pameran ini menawarkan eksplorasi seni yang unik dan multisensorik, menggabungkan instalasi, lukisan, dan elemen gastronomi.
Lewat alter ego-nya, Mogus, Mulyana menciptakan dunia yang playful melalui karakter monster dan ekosistemnya yang terbuat dari rajutan modular.
“Playful Bites” menjadi ide utama yang menantang batas konvensional antara seni rupa, interaksi publik, dan pengalaman rasa.

Mulyana mengajak audiens untuk tidak hanya melihat, tetapi juga merasakan seni sebagai sebuah pengalaman hidup yang utuh.
Pameran ini menampilkan Food Monster Installation, sebuah karya partisipatif yang merefleksikan makanan sebagai simbol kebersamaan dan identitas budaya.

Karya ini terinspirasi dari pengalaman personal seniman selama masa karantina, di mana makanan menjadi pengikat relasi sosial di tengah keterbatasan.
Mulyana (lahir 1984, Bandung) adalah seniman yang aktif di kancah internasional. Karyanya telah dipamerkan di berbagai negara, termasuk dalam pameran “Remembering Our Collective Future” di New York (2024) dan “Water in Asian Art” di Fukuoka Asian Art Museum, Jepang (2023).
Ia dikenal dengan pendekatan modular dan penggunaan material daur ulang yang menciptakan identitas khas pada setiap karyanya.

JADWAL ACARA:
Pembukaan Pameran & Artist Talk
- Tanggal: Rabu, 1 Oktober 2025
- Waktu: 18.00 – 21.00 WIB
- Pembukaan: Dibuka secara resmi oleh Andien.
- Artist Talk: Pukul 18.25 – 19.25 WIB, bersama Mulyana dan desainer fesyen Ria Miranda, yang dimoderatori oleh kurator Playful Bites, Nala Nandana.
Detail Pameran:
- Judul: Food Monster Project: Playful Bites
- Periode: 1 Oktober – 31 Desember 2025
- Lokasi: Dia.Lo.Gue Artspace, Kemang Selatan 99A, Jakarta Selatan 12730
Tentang Mulyana:
Praktik artistik Mulyana melampaui penciptaan karakter monster. Karyanya yang magical hadir dalam bentuk instalasi, karya dua dimensi, dan video. Pendekatannya dalam menggunakan kembali material dan mengembangkan model kerja modular menciptakan efek kreasi nilai yang unik, membentuk perilaku dan persepsi terhadap karyanya.
Didukung oleh: Artotel Thamrin & Artotel Wanderlust