Menuju konten utama

God Save Women Tawarkan Ruang Aman & Kanal Lapor di Saemen Fest

God Save Women (GSW) berkolaborasi dengan Saemen Fest menawarkan ruang aman dan kanal pelaporan jika terjadi insiden pelecehan seksual di konser musik.

God Save Women Tawarkan Ruang Aman & Kanal Lapor di Saemen Fest
Ilustrasi Konser Musik. foto/Gemini ai

diajeng.id - God Save Women (GSW), komunitas beranggotakan sepuluh mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), berkolaborasi dengan Saemen Fest menghadirkan awareness booth pada Minggu, 14 Desember 2025. Berlokasi di Lapangan Parkir Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, booth ini menjadi program utama dari campaign “GRRRL Space In Crowds”.

Ketua Tim GSW, Ferisa Salwa Adhisti, mengatakan bahwa campaign ini dirancang sebagai bentuk respons atas maraknya kasus pelecehan seksual di konser musik, sementara kanal pelaporan di venue masih minim. Kondisi ini membuat korban sering kali tidak tahu harus mencari bantuan ke mana saat mengalami situasi darurat.

“Dalam campaign ini kami menggandeng LBH Jogja dan Rifka Annisa WCC sebagai mitra pendamping. Jika ada laporan, korban bisa langsung kami arahkan ke layanan bantuan hukum maupun layanan pemulihan secara psikologis,” paparnya, Sabtu (6/12/2025).

Lebih lanjut, ia menjelaskan selain layanan pendampingan, booth “GRRRL Space In Crowds” juga menyediakan bilik bernama Unspoken Corner. “Pengunjung bisa menuliskan pesan atau keresahan pada selembar kertas origami dan membuat bentuk sesuai keinginannya lalu digantungkan pada seutas benang yang disediakan di booth.”

Saemen Fest menyambut kolaborasi bersama GSW dengan penuh dukungan. Hal itu diungkapkan oleh Dyan Putri Amelia sebagai General Affairs Saemen Fest yang berkoordinasi langsung dengan tim GSW.

“Kami senang, karena sebelumnya belum ada regulasi yang jelas jika terjadi insiden pelecehan seksual di konser musik. Concern campaign GSW masih selaras dengan tagline ‘Saemen For Everyone’ yang bermakna Saemen Fest bisa dinikmati oleh siapapun tanpa batasan gender atau usia. Dan kehadiran booth ini bisa menjadi media audiensi untuk menyuarakan keresahan,” ungkapnya, Selasa (9/12/2025).

Amelia menambahkan, untuk tahun ini Saemen Fest juga menyediakan area VIP sebagai upaya kurasi dan keamanan bagi penonton perempuan. Area ini dirancang untuk memisahkan zona yang lebih tenang dari area moshpit yang biasanya terjadi saat penampilan band dengan basis penggemar yang ekspresif.

“Harapannya tidak terjadi insiden pelecehan seksual selama acara berlangsung. Namun, sebagai upaya preventif kami juga memasang CCTV di seluruh area venue. Jika insiden itu terjadi, Saemen Fest akan memudahkan akses CCTV kepada pihak yang berwajib atau LBH Jogja dan berkomitmen mengikuti alurnya,” pungkasnya, Selasa (9/12/2025).

Baca juga artikel terkait DIAJENG PEREMPUAN

diajeng.id - Binar
Sumber: Siaran Pers
Penulis: Tim Media Service