diajeng.id - Penyanyi K-pop HyunA, mantan anggota grup 4Minute sekaligus pelantun lagu Bubble Pop!, baru-baru ini menenangkan penggemarnya usai pingsan di atas panggung. Insiden itu terjadi saat HyunA tampil di festival musik Waterbomb di Makau pada Minggu (9/11).
HyunA juga meminta maaf kepada penggemar yang sudah datang menonton penampilannya, mengaku menyesal karena gagal memberikan performa terbaik. Insiden HyunA pingsan di Panggung Waterbomb ini kemudian memicu dugaan publik yang mengaitkannya dengan riwayat diet ekstrem yang pernah diungkap HyunA, di mana ia sempat kehilangan 10 kilogram dalam waktu satu bulan.
Padahal, ia juga diketahui memiliki riwayat gangguan kesehatan seperti depresi, gangguan panik, dan vasovagal syncope kondisi medis yang dapat menyebabkan pingsan mendadak. Lantas, apakah diet ekstrem benar-benar membahayakan tubuh?
Apakah Diet Bisa Membahayakan Diri?
Apakah Diet Bisa Berbahaya? Diet pada dasarnya bertujuan untuk menjaga kesehatan tubuh dan mencapai berat badan ideal. Namun, ketika dilakukan secara ekstrem, seperti memangkas asupan kalori secara drastis atau melewatkan kelompok nutrisi penting diet justru bisa membahayakan tubuh.
Diet ekstrem adalah pola makan yang sangat ketat dengan tujuan menurunkan berat badan secara cepat melalui pembatasan kalori dan jenis makanan atau minuman tertentu. Ciri-cirinya meliputi pengurangan asupan kalori harian secara berlebihan lebih dari 500 kalori dari kebutuhan normal serta menu makanan yang sangat terbatas dan kurang bervariasi. Akibatnya, tubuh berisiko mengalami kekurangan nutrisi penting.
Selain tidak dapat dilakukan dalam jangka panjang, diet ekstrem juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan dan fungsi tubuh secara keseluruhan. Dalam jangka panjang, hal ini juga dapat memicu gangguan hormonal, kerontokan rambut, kulit kering, hingga masalah psikologis seperti stres dan gangguan makan.
Tips Diet Sehat agar Tetap Bugar Seharian
Menjalani diet sehat bukan berarti harus menahan lapar atau menghindari semua makanan favorit. Kunci utamanya adalah menjaga keseimbangan antara asupan nutrisi dan aktivitas agar tubuh tetap bugar sepanjang hari.
Dengan pola makan yang tepat, kamu bisa menurunkan berat badan tanpa kehilangan energi, tetap fokus beraktivitas, dan menjaga suasana hati tetap stabil. Berikut ini adalah tips diet sehat agar tetap bugar seharian.
1. Perbanyak Konsumsi Buah, Sayur, dan Biji-bijian Utuh
Konsumsi minimal 400 gram atau sekitar lima porsi buah dan sayur per hari untuk memenuhi kebutuhan serat dan menurunkan risiko penyakit kronis. Kamu bisa memulainya dengan smoothie sayur-buah di pagi hari, menjadikan buah sebagai camilan, serta menambah variasi warna sayuran di setiap waktu makan agar tidak mudah bosan.
2. Batasi Gula, Garam, dan Lemak Tidak Sehat
Asupan gula bebas sebaiknya kurang dari 10% dari total energi harian, bahkan idealnya di bawah 5%. Sementara itu, konsumsi garam dibatasi maksimal 5 gram per hari, lemak jenuh di bawah 10%, dan lemak trans kurang dari 1%. Untuk menerapkannya, hindari minuman manis, gorengan, serta camilan kemasan.Gunakan bumbu rendah garam dan pilih minyak sehat seperti zaitun atau kanola sebagai pengganti mentega.
3. Sesuaikan Asupan Kalori dengan Aktivitas Harian
Diet sehat tidak hanya tentang memangkas kalori, tapi menjaga keseimbangan antara asupan energi dan aktivitas fisik. Pentingnya keseimbangan ini agar berat badan tetap ideal dan tubuh tetap bugar. Saat aktivitasmu padat, boleh menambah sedikit porsi makan sehat untuk menjaga tenaga.Sebaliknya, kurangi porsi saat aktivitas fisikmu lebih ringan agar tidak kelebihan kalori.
4. Fokus pada Kualitas, Bukan Sekadar Kuantitas Makanan
Pola makan sehat menekankan variasi dan keseimbangan nutrisi. Kebutuhan gizi bisa berbedaan tergantung usia, jenis kelamin, dan gaya hidup, namun prinsip dasarnya tetap sama: konsumsi makanan yang beragam dan bergizi.Kamu bisa mengeksplor makanan lokal seperti sayuran nusantara, ikan, dan kacang-kacangan yang kaya nutrisi tanpa harus mengikuti tren diet dari luar negeri.
5. Terapkan Pola Makan yang Sehat dan Berkelanjutan
Diet ekstrem mungkin menjanjikan hasil cepat, tetapi sering kali tidak bisa dipertahankan dalam jangka panjang dan berisiko bagi kesehatan. Ini adalah alasan pentingnya membangun kebiasaan makan yang realistis dan berkelanjutan.Kuncinya adalah menjaga pola makan teratur, tidak bergonta-ganti diet secara drastis, dan tetap memberi ruang untuk menikmati makanan favorit sesekali agar kamu tidak merasa terbebani.
Setelah memahami berbagai tips diet sehat di atas, kini saatnya kamu mulai menerapkannya secara konsisten agar tubuh tetap bugar dan seimbang setiap hari. Untuk mendapatkan lebih banyak informasi menarik seputar diet dan gaya hidup sehat, kamu bisa mengakses kumpulan artikelnya melalui tautan ini!
Penulis: Risa Fajar Kusuma
Editor: Risa Fajar Kusuma & Dhita Koesno