diajeng.id - Kabar duka mengenai meninggalnya selebgram Lula Lahfah di apartemennya baru-baru ini cukup menyita perhatian publik.
Lula ditemukan dalam kondisi sendirian di kamar apartemen dengan pintu terkunci dari dalam.
Tragedi ini menjadi pengingat pahit bagi kita semua, bahwa di balik kemerdekaan menikmati hidup mandiri, ada kerentanan yang sering kali luput dari perhatian.
Tak hanya figur publik figur seperti Lula, kita mungkin sering mendengar atau membaca berita tentang kasus orang yang meninggal saat tinggal sendirian.
Faktanya, kita hampir selalu punya kenalan, sahabat, atau bahkan diri sendiri sedang berjuang sebagai "petarung tunggal" di kamar indekos atau kontrakan.
Tinggal sendirian memang menawarkan privasi, tetapi di balik itu juga butuh kesiagaan yang ekstra.
Apa saja yang sebaiknya dipersiapkan agar kemandirian kita tidak berubah menjadi risiko? Bagaimana cara menjaga diri dan strategi komunikasi apa yang perlu diterapkan agar tetap aman saat tinggal sendirian?
Tips Hidup Sendiri untuk Perempuan
Tulisan Elli Bishop dalam situs She Knows memberikan tips umum yang bisa diterapkan ketika kamu tinggal sendirian:
1. Tidak Membuka Pintu untuk Orang yang Tak Dikenal
Hal paling utama ketika kamu sedang berada di kos atau apartemen sendirian, jangan pernah mau membuka pintu untuk orang asing, kecuali kamu kenal siapa dia.Simpan juga nomor telepon penting di smartphone yang bisa dihubungi ketika kamu sedang berada pada kondisi darurat atau bahaya.
2. Laporkan Aktivitas Mencurigakan
Jangan ragu untuk menghubungi polisi atau pihak keamanan ketika mendapati aktivitas mencurigakan di sekitar tempat tinggalmu.Tinggal sendiri artinya kamu harus lebih waspada terhadap lingkungan sekitar dan percaya dengan intuisi.
3. Berkomunikasi dengan Pemilik Kos atau Pihak Manajemen
Saat menemukan pintu yang lepas dari engselnya atau menyadari ada sesuatu yang rusak di pintu atau jendela, sampaikan kepada pemilik kos atau pihak manajemen agar segera diganti.Berkomunikasilah dengan mereka sesering kamu butuh.
4. Kenali Tetangga
Tidak perlu berteman dekat, tapi usahakan saling kenal dengan tetangga. Dengan begitu, ada orang lain yang bisa saling mengawasi dan memberi tahu jika terjadi hal darurat.
5. Gunakan Sistem Keamanan atau Pelihara Anjing
Pertimbangkan memasang sistem keamanan rumah yang terjangkau, termasuk yang cocok untuk apartemen sewaan.Jika belum memungkinkan, anjing peliharaan juga bisa membantu membuat rumah terasa lebih aman dan mencegah orang berniat jahat.
Tinggal sendiri memang menyenangkan, tapi keselamatan tetap harus jadi prioritas. Tetap waspada, peduli dengan lingkungan sekitar, dan jangan meremehkan keamanan diri.
Selain tips-tips di atas, hal lain yang bisa jadi perhatian adalah mulai dari tidak sembarangan membagikan informasi di media sosial, menutup tirai atau gorden terutama saat malam hari, hingga menggunakan aplikasi keamanan pribadi.
Tips Tinggal Sendiri di Saat Sakit
Tinggal sendiri juga berarti harus siap menghadapi kondisi tak terduga, termasuk saat jatuh sakit. Berikut hal-hal yang bisa dilakukan seperti dikutip dari situs Apartment Therapy:
1. Siapkan perlengkapan sebelum sakit
Simpan obat dasar, tisu, dan makanan praktis seperti sup agar tidak perlu keluar rumah saat kondisi sedang lemah.
2. Sediakan tempat sampah di dekat tempat tidur
Pilih tempat sampah yang mudah dibersihkan untuk menjaga kebersihan dan mencegah kuman menumpuk di ruangan.
3. Sederhanakan urusan bersih-bersih
Tidak perlu membersihkan semuanya, cukup fokus pada hal penting seperti seprai, piring, dan sampah.
4. Biarkan cahaya dan rutinitas ringan masuk
Membuka tirai, minum teh, atau mendengarkan musik bisa membantu suasana hati dan pemulihan.
5. Jangan ragu minta bantuan
Mintalah keluarga, teman, atau tetangga membantu hal sederhana seperti belanja atau membuang sampah.
Editor: Sekar Kinasih