Menuju konten utama

Ketahui Penyebab TBC pada Anak dan Pencegahannya

Berikut ini adalah penjelasan tentang penyebab TBC pada anak, ciri-ciri dan cara mencegahnya sejak dini.

Ketahui Penyebab TBC pada Anak dan Pencegahannya
TBC Anak. foto/istockphoto

diajeng.id - TB paru pada anak merupakan kondisi serius yang perlu mendapat perhatian khusus dari orang tua. Penyakit ini berisiko menimbulkan kerusakan paru-paru yang berat dan, dalam kasus tertentu, dapat menyebar ke otak hingga menyebabkan meningitis.

Dampaknya yang tidak ringan membuat orang tua perlu mengambil berbagai langkah pencegahan agar anak terhindar dari penyakit ini. Tuberkulosis paru adalah penyakit menular yang masih cukup sering dijumpai dan tidak hanya menyerang orang dewasa.

Anak-anak juga berisiko tertular, terutama jika berada di lingkungan dengan kasus TB aktif. Selain menyerang paru-paru, infeksi TB dapat menyebar ke bagian tubuh lain seperti selaput otak, saluran pencernaan, kelenjar getah bening, ginjal, tulang, hingga kulit.

Apa ciri-ciri anak kena TB?

Anak yang terpapar bakteri penyebab TB tidak selalu langsung menunjukkan tanda-tanda penyakit, terutama jika daya tahan tubuhnya baik.

Namun, pada anak dengan imunitas yang lebih lemah, infeksi TB dapat memicu berbagai keluhan, seperti penurunan atau sulitnya kenaikan berat badan, demam yang berlangsung lama, batuk, tubuh tampak lemah atau mudah lelah, serta muncul benjolan di area rahang bawah, ketiak, atau selangkangan.

Penyebab TBC pada anak adalah bakteri Mycobacterium tuberculosis. TB paru pada anak tergolong kondisi yang serius dan memerlukan perhatian lebih, karena risikonya dapat lebih berbahaya dibandingkan TB pada orang dewasa.

Oleh sebab itu, penting bagi orang tua untuk memahami faktor penyebab serta langkah pencegahan sejak dini agar anak terhindar dari komplikasi yang lebih berat.

Penyebab TBC pada Anak

Semua bentuk tuberkulosis, termasuk TB paru pada anak, dipicu oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penularannya terjadi melalui udara, yakni dari percikan air liur yang keluar saat penderita TB paru batuk, bersin, atau bahkan ketika berbicara.

Anak-anak termasuk kelompok yang rentan terinfeksi TB paru karena dipengaruhi oleh berbagai kondisi tertentu. Apa ciri-ciri anak kena TB? Berikut adalah beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko anak tertular TBC.

  • Tinggal di lingkungan hunian yang padat penduduk.
  • Memiliki riwayat tinggal bersama atau sering berinteraksi dengan penderita tuberkulosis.
  • Pernah menjalani prosedur operasi bypass lambung.
  • Tinggal atau bepergian ke daerah dengan kasus TB yang tinggi, seperti wilayah Asia, Afrika, Amerika Latin, dan Kepulauan Pasifik.

Cara Mencegah TBC pada Anak

Pencegahan TBC pada anak bukan hanya soal menghindari penularan, tetapi juga tentang melindungi tumbuh kembang mereka secara menyeluruh.

Mengingat TBC merupakan penyakit menular yang dapat menyebar melalui udara dan berisiko menimbulkan komplikasi serius pada anak, orang tua perlu memahami langkah-langkah pencegahan yang tepat sejak dini.

Dengan upaya sederhana namun konsisten, risiko anak tertular TBC bisa ditekan secara signifikan.

  • Biasakan anak mencuci tangan secara teratur dengan sabun dan air mengalir untuk mengurangi risiko penularan kuman.
  • Arahkan anak agar tidak berinteraksi terlalu dekat dengan orang lain, terutama dengan orang yang belum dikenal atau sedang sakit.
  • Pastikan anak memakai masker saat bepergian atau berada di tempat umum.
  • Batasi aktivitas anak di luar rumah, khususnya di lingkungan yang padat atau berisiko tinggi penularan penyakit.
  • Lengkapi upaya pencegahan dengan vaksinasi sejak bayi berusia 0–2 bulan karena imunisasi berperan penting dalam melindungi anak dari TBC.

Baca juga artikel terkait SUPPLEMENT CONTENT atau tulisan lainnya dari Risa Fajar Kusuma

diajeng.id - Diajeng
Kontributor: Risa Fajar Kusuma
Penulis: Risa Fajar Kusuma
Editor: Risa Fajar Kusuma & Dhita Koesno