Menuju konten utama

Tren Pola Makan Viral di TikTok, Perlukah Diikuti?

Ada pola makan yang disesuaikan ajaran Alkitab, menu makanan 3 warna, sampai minuman soda dan bubuk protein. Mana yang menurutmu menarik untuk diikuti?

Tren Pola Makan Viral di TikTok, Perlukah Diikuti?
Header Diajeng Tren Pola Makan TikTok. FOTO/iStockphoto

diajeng.id - Makan, tetapi disesuaikan ajaran Alkitab?

Tren biblical eating baru-baru ini mengajak kita untuk menyesuaikan pola makan sesuai dengan ajaran kitab suci. Biblical eating dipopulerkan oleh influencer Kayla Bundy, kemudian diikuti oleh beberapa influencer kekristenan lainnya.

Makanan yang dianjurkan dalam biblical eating adalah bahan alami yang belum mengalami banyak tahap pemrosesan. Terdapat susu murni, buah delima, madu, roti, minyak zaitun, dan daging-dagingan seperti ikan, kambing, atau sapi.

Bahan makanan disesuaikan dengan makanan yang biasa dimakan tokoh-tokoh Alkitab. Dengan memiliki sajian yang sama, makanan itu diharapkan bisa menyehatkan tubuh secara fisik maupun spiritual.

“Aku sebenarnya tidak pernah berpikir untuk mencari resep dalam Alkitab,” jelas influencer Kayla Bundy pada New York Times.

Namun, Bundy mengakui, pola makan biblical eating membantunya memiliki kulit dan rambut yang lebih sehat. Bahkan, Bundy menganggap depresinya membaik setelah menerapkan pola makan tersebut.

Menurut Bundy, biblical eating adalah salah satu caranya untuk menjawab tugas mulianya di dunia ini. Bundy juga menawarkan kelas coaching dan buku resep untuk orang lain yang ingin memiliki pola makan yang sama seperti dirinya.

Biblical eating hanyalah satu dari sekian banyak tren pola makan di media sosial. Tren lainnya menunjukkan kekhasan yang tidak kalah unik dari biblical eating.

Makan sesuai Warna dalam ‘3-color rule’

Sesuai namanya, tren ini menganjurkan pola makan untuk senantiasa mengikutsertakan sayuran dengan tiga variasi warna.

Warna dalam sayuran ternyata menandakan nutrisi yang terkandung di dalamnya. Sayuran merah, misalnya, memiliki kandungan vitamin C dan likopen. Sayuran dengan warna hijau kaya akan vitamin K, serat, dan folat. Bahkan, sayuran putih memiliki banyak serat dan potasium di dalamnya.

Menurut Healthline, 3-color rule dapat membantu mengurangi berat badan. Variasi makanan berwarna juga membantu supaya tubuh kita tetap sehat dari nutrisi yang didapat.

Ahli gizi Kristin Kirkpatrick menuturkan, “Warna menunjukkan kepadatan nutrisi. Semakin pekat warnanya, semakin besar manfaatnya. Inilah sebabnya kita sering menjumpai begitu banyak penelitian yang menunjukkan manfaat makanan seperti kopi, cokelat hitam, buah beri, sayuran cruciferous, sayuran berdaun hijau, tomat, cranberry, dan sebagainya. Makanan-makanan tersebut kaya akan warna dan karenanya kaya akan fitonutrien.”

Pola makan 3-color rule bisa menjadi alternatif yang baik untuk orang yang baru mencoba hidup sehat.

Tren ini tidak mengharuskan kita menyantap bahan makanan baru atau makanan-makanan yang tidak kita sukai, tetapi kita hanya perlu memastikan makanan yang ada di piring selalu memiliki variasi tiga warna. Warna yang dipilih juga bebas, sesuai dengan bahan makanan yang disukai.

Protein Diet Coke: Kombinasi Protein Shake dan Soda

Kalau sebelumnya membahas tentang pola makan, protein diet coke adalah campuran dari dua minuman yang tidak biasa.

Protein shake tidak hanya bisa dicampur dengan buah, tetapi bisa juga dengan soda. Kamu bisa pilih jenis soda apa saja, tetapi banyak orang memilih untuk memakai jenis minuman soda diet coke.

Campurannya yang unik membuat banyak orang tertarik untuk mencoba minuman ini.

“Di tegukan pertama, jelas bahwa kedua rasanya berpadu dengan baik. [. ..] Diet coke adalah base yang ringan untuk berlapis dengan rasa vanilla tanpa begitu bertabrakan,” jelas Marnie Shure tentang deskripsi rasa protein diet coke di laman Taste of Home.

Kandungan protein shake dalam kombinasi minuman ini membantu memenuhi kebutuhan kalsium harian. Sementara itu, diet coke tidak begitu menambahkan nutrisi apapun. Namun, campuran diet coke dapat membantu protein shake terasa lebih enak.

“Menambahkan lebih banyak protein ke dalam bentuk minuman protein whey selalu menjadi cara yang sangat baik untuk membangun otot sekaligus menurunkan berat badan, jadi jika mencampurnya dengan [diet] coke dapat meningkatkan asupan protein, saya sepenuhnya setuju,” kata Destini Moody, ahli gizi kepada Healthline.

Kombinasi ini juga dapat menjadi alternatif untuk snack sehat yang bisa membuat kita kenyang lebih lama.

Meskipun menarik, kita harus tetap bijaksana dalam memilih pola makan untuk diikuti. Banyak tren terkait makanan atau minuman yang berseliweran di luar sana tidak memiliki klaim jelas sebab tidak berasal dari ahli tepercaya.

Dari sekian banyak tren yang terlihat baik, jangan lupa untuk menyesuaikan dengan kondisi diri masing-masing. Bentuklah pola makan sesuai kebutuhan, alih-alih tren di linimasa media sosial.

Baca juga artikel terkait DIAJENG PEREMPUAN atau tulisan lainnya dari Maria Gratia Rosarina

diajeng.id - Diajeng
Kontributor: Maria Gratia Rosarina
Penulis: Maria Gratia Rosarina
Editor: Sekar Kinasih