diajeng.id - Pernah merasa gampang haus, sering buang air kecil, atau tubuh cepat lelah meskipun sedang tidak beraktivitas dan melakukan kegiatan berat? Jangan buru-buru menganggapnya sebagai kelelahan biasa. Gejala tersebut mungkin bisa jadi tanda kadar gula darah sedang meningkat.
Gula darah tinggi atau hiperglikemia merupakan kondisi yang perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi kesehatan tubuh jika berlangsung dalam waktu lama.
Kabar baiknya, ada sejumlah kebiasaan sehat yang dapat membantu mengontrol kadar gula darah. Lantas, bagaimana cara menurunkan gula darah secara alami?
Apa Itu Gula Darah Tinggi?
Gula darah merupakan glukosa yang mengalir dalam darah dan menjadi salah satu sumber energi utama bagi tubuh. Hormon insulin berperan membantu glukosa masuk ke dalam sel agar dapat digunakan sebagai energi.
Namun, ketika tubuh tidak menghasilkan insulin yang cukup atau mengalami resistensi insulin, glukosa dapat menumpuk dalam darah. Kondisi inilah yang disebut hiperglikemia.
Dilansir National Health Service (NHS), beberapa gejala gula darah tinggi di antaranya sering merasa haus, buang air kecil jadi lebih sering, gampang capek, penglihatan menjadi kabur, dan berat badan turun tanpa seba yang jelas.
Apa yang Terjadi Jika Gula Darah Tinggi?
Jawabannya tergantung kondisi yang dialami, sebab kadar gula darah yang sesekali meningkat belum tentu langsung menimbulkan masalah serius. Namun, jika dibiarkan tinggi dalam jangka panjang, kondisi ini dapat merusak pembuluh darah dan organ tubuh.
Penyebab Gula Darah Tinggi pada Tubuh
Kadar gula darah yang meningkat ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Diajeng akan mengulasnya di bawah ini.
Masih melansir NHS, penyebab pertama, karena adanya gangguan produksi insulin. Tubuh tidak menghasilkan insulin yang cukup atau mengalami resistensi insulin sehingga glukosa sulit masuk ke dalam sel.
Kedua, bisa disebabkan oleh pola makan yang kurang seimbang. Makanan dan minuman tinggi gula serta karbohidrat olahan yang dikonsumsi secara berlebihan dapat meningkatkan kadar glukosa.
Penyebab lainnya adalah karena stres dan kondisi sakit. Hormon stres serta infeksi dapat memengaruhi kestabilan gula darah.
Selain itu, penggunaan obat tertentu, seperti kortikosteroid, juga dapat meningkatkan kadar gula dalam darah.
Cara Menurunkan Gula Darah secara Alami
Untuk membantu mengatasi gula darah tinggi, ada beberapa kebiasaan sehat yang dapat diterapkan.
Yang pertama, aturlah pola makan. Perbanyak sayuran, sumber protein, dan makanan tinggi serat. Pilih karbohidrat kompleks seperti gandum utuh dan kacang-kacangan, serta batasi minuman manis.
Jangan lupa untuk rutin berolahraga. Aktivitas fisik seperti berjalan kaki, bersepeda, atau berenang membantu otot menggunakan glukosa sebagai energi.
Cukupi pula kebutuhan air putih. Minum air putih minimal delapan gelas per hari dapat membantu menjaga hidrasi tubuh. Selain itu, kurangi pula minum minuman manis.
Jaga berat badan tetap ideal. Jika mengalami berat badan berlebih, penurunan berat badan secara bertahap dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin.
Selanjutnya kelola stres dan tidur cukup setidaknya 8 jam sehari. Stres berkepanjangan dan kurang tidur dapat mengganggu pengendalian gula darah.
Tak hanya itu, kamu juga perlu memantau kadar gula darah. Pemeriksaan secara berkala membantu mengetahui apakah perubahan pola hidup sudah memberikan hasil.
Dalam situs resmi Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dijelaskan, pola makan sehat, aktivitas fisik teratur, menjaga berat badan, dan memantau kadar gula darah merupakan bagian penting dalam pengelolaan diabetes.
Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?
Meskipun kebiasaan sehat dapat membantu menurunkan gula darah, hasilnya tidak selalu sama pada setiap orang. Jika kadar gula darah terus tinggi atau muncul gejala seperti haus berlebihan dan sering buang air kecil, sebaiknya lakukan pemeriksaan medis.
Jika mengalami muntah, nyeri perut, napas cepat, kebingungan, atau mengantuk berat, segera cari pertolongan medis karena bisa menjadi tanda komplikasi serius.
Perlu diingat, mengontrol gula darah bukan hanya tentang mengurangi konsumsi gula, tetapi juga membangun pola hidup sehat secara konsisten. Dengan langkah sederhana dan pemantauan yang tepat, kesehatan tubuh dapat lebih terjaga.
Informasi seputar kesehatan lainnya juga bisa dibaca di sini.
Editor: Dhita Koesno & Sekar Kinasih