diajeng.id - Di tengah rumah yang diisi keluarga, ada ayah, ibu, anak-anak, bahkan mungkin ada anggota keluarga lainnya, terbayang mungkin suasana yang ramai ketika sedang berkumpul.
Namun begitu, di era teknologi saat ini, banyak rumah yang justru terasa semakin sunyi meski dihuni banyak orang. Alasannya simpel, karena masing-masing sibuk dengan layar gawainya.
Kita sering lupa bahwa kebersamaan tak selalu butuh teknologi.
Coba ingat bagaimana dulu kita tertawa-tawa kecil saat menyusun puzzle, mewarnai buku gambar, bermain lego dengan kakak atau adik, atau mengobrol seru di atas papan permainan.
Ada banyak momen sederhana yang bisa menguatkan ikatan orang tua dan anak.
Menjaga anak-anak untuk tetap aktif, bahagia, dan terhibur juga memiliki tantangan yang berkelanjutan, apalagi ketika godaan datang dari televisi, tablet, atau smartphone.
Di artikel ini, Diajeng akan merekomendasikan beberapa kegiatan indoor yang bisa dilakukan bersama anak tanpa melibatkan gawai, seperti main puzzle, catur, monopoli atau boardgame, kartu memori, main lego, hingga mewarnai.
Tanpa gawai, rumah tetap bisa menjadi ruang bermain yang penuh imajinasi dan kehangatan.
Kegiatan yang Bisa Dilakukan di Rumah Bersama Anak Tanpa Melibatkan Gawai
Kegiatan-kegiatan kreatif yang bisa dilakukan bersama anak di rumah akan diulas di bawah ini, beberapa di antaranya seperti diulas laman Families First Pediatrics dan Prodigy.
1. Berburu Harta Karun
Berburu harta karun termasuk salah satu permainan seru. Ajak anak mencari harta karun tersembunyi di sekitar rumah, termasuk alat-alat rumah tangga.Dengan sedikit kreativitas, perburuan harta karun bisa sama menyenangkannya di dalam ruangan maupun di luar ruangan.
Selain itu, perburuan harta karun juga dapat disesuaikan dengan usia dan minat anak. Permainan imajinasi ini merupakan gabungan pemecahan masalah dan berpikir kritis sambil tetap aktif bergerak.
Agar tetap menyenangkan, buat tantangan yang seimbang, cukup menantang tanpa membuat anak frustrasi.
Siapkan daftar petunjuk, pensil, dan biarkan anak berpetualang menemukan harta karunnya sendiri.
2. Bernyanyi dan Menari Bersama
Musik adalah bahasa universal yang mampu mendekatkan orang tua dengan anak. Melalui bernyanyi dan menari bersama, anak bisa menyalurkan energi, bergerak bebas, dan bersenang-senang.Ajak anak berbagi lagu favorit mereka dan perkenalkan musik kesukaanmu sebagai cara sederhana membangun kedekatan melalui irama dan gerak.
3. Mewarnai Gambar
Mewarnai gambar memiliki manfaat bagi tumbuh kembang anak. Selain itu, juga dapat menjadi aktivitas untuk mengisi waktu si Kecil.Dengan sering berlatih, maka keterampilan motorik halus anak akan semakin meningkat, jadi mengenal warna, serta melatih konsentrasinya.
Proses belajar mewarnai anak akan menjadi lebih efektif dan optimal dengan dampingan dan dorongan dari orang tua.
4. Teka-Teki Bergilir
Permainan ini melatih kemampuan memecahkan masalah dan kerja sama.Sembunyikan potongan puzzle di sekitar ruangan, lalu minta anak mencarinya secara bergiliran. Setiap potongan yang ditemukan langsung dipasang ke papan puzzle sebelum berganti giliran.
5. Petak Umpet
Petak umpet termasuk salah satu perrmainan klasik yang selalu seru dimainkan di rumah.Agar lebih menarik, anak yang sudah ditemukan bisa ikut membantu pencari menemukan teman lainnya, atau seluruh anggota keluarga bekerja sama mencari satu orang yang bersembunyi.
6. Origami
Bermain origami melatih ketelitian dan kreativitas anak.Gunakan kertas apa saja yang tersedia di rumah dan ikuti langkah-langkah sederhana untuk membuat bentuk lucu seperti hewan, bunga, atau pesawat kertas.
7. Membacakan Buku Cerita/Dongeng
Membacakan buku cerita atau dongeng akan terasa lebih hidup jika disertai gerakan.Ajak anak memeragakan adegan dalam cerita, berlari, melompat, atau berpura-pura memanjat, sehingga imajinasi mereka berkembang dan kegiatan membaca jadi lebih menyenangkan.
8. Lomba Lari Estafet
Lomba estafet dalam ruangan mendorong anak tetap aktif dan bekerja sama.Gunakan tantangan sederhana seperti menyeimbangkan buku di kepala, membawa bola dengan sendok, atau lomba lompat dengan sarung bantal.
Bahkan, kegiatan bersih-bersih pun bisa diubah menjadi permainan estafet yang seru.
9. Adonan Mainan (Play-Dough)
Play-dough memberi ruang bebas bagi anak untuk berkreasi. Mereka bisa membentuk berbagai objek dengan tangan, cetakan, atau alat sederhana, sekaligus melatih motorik halus.
10. Bermain Lego
Lego membantu anak mengembangkan imajinasi, logika, dan kesabaran. Biarkan mereka membangun apa pun yang diinginkan atau beri tantangan membuat bentuk tertentu.
11. Bermain Catur
Catur melatih konsentrasi, strategi, dan kemampuan berpikir ke depan. Permainan catur cocok untuk anak yang lebih besar dan bisa menjadi momen belajar bersama orang tua.
12. Bermain Monopoli
Monopoli mengajarkan anak tentang berhitung, strategi, dan sportivitas. Selain itu, permainan papan ini juga melatih kesabaran dan kemampuan mengambil keputusan.Ideasi permainan anak lainnya juga bisa dibaca melalui tautan ini.
Editor: Sekar Kinasih