Menuju konten utama

7 Rekomendasi Obat Batuk untuk Ibu Menyusui

Berikut ini adalah 7 rekomendasi obat batuk untuk ibu menyusui yang aman diminum dan tidak memengaruhi kandungan ASI.

7 Rekomendasi Obat Batuk untuk Ibu Menyusui
Ilustrasi Ibu Menyusui batuk. foto/istockphot0o

diajeng.id - Batuk saat memyusui cukup umum terjadi karena daya tahan tubuh yang lemah. Gejalanya bisa berupa tenggorokan gatal, batuk kering atau berdahak, yang biasanya dipicu oleh flu, alergi, iritasi, atau refluks asam lambung.

Namun, kamu perlu lebih berhati-hati dalam memilih obat batuk selama menyusui. Pastikan kandungannya aman untuk tubuh dan sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga medis agar tetap aman bagi kamu dan si kecil.

Berikut ini adalah rekomendasi obat batuk untuk ibu menyusui yang tidak memengaruhi kandungan ASI.

Obat Batuk untuk Ibu Menyusui

Saat sedang menyusui, kamu mungkin akan lebih berhati-hati dalam mengonsumsi obat, termasuk saat mengalami batuk. Hal ini wajar, karena kandungan dalam obat yang kamu konsumsi bisa saja terserap ke dalam ASI dan berpengaruh pada bayi.

Oleh karena itu, penting untuk memilih obat batuk busui yang tidak hanya efektif meredakan gejala, tetapi juga aman untuk ibu menyusui dan si kecil.

1. Woods Herbal Plus Honey

Woods Herbal Plus Honey bisa jadi pilihan obat batuk herbal untuk ibu menyusui. Kandungannya berasal dari bahan alami seperti daun ivy, meniran, mint, dan madu.

Daun ivy membantu mengencerkan dahak dan melegakan pernapasan, sementara meniran berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Obat ini berbentuk sirup dan biasanya diminum 2 sendok teh, 3 kali sehari.

2. Bisolvon Tablet

Bisolvon hadir dalam bentuk tablet dengan kandungan bromhexine HCl yang berfungsi mengencerkan dahak di saluran pernapasan. Dengan begitu, dahak jadi lebih mudah dikeluarkan dan napas terasa lebih lega.

Untuk ibu menyusui, obat ini umumnya dikonsumsi 1 tablet sebanyak 3 kali sehari.

3. Laserin Sirup

Laserin tidak hanya membantu meredakan batuk, tapi juga bisa digunakan untuk mengatasi masuk angin dan perut tidak nyaman. Kandungan herbal seperti jahe merah, daun sirih, kayu manis, dan cengkeh memberikan efek hangat sekaligus membantu melawan infeksi. Biasanya dikonsumsi 1 sendok makan, 3 kali sehari.

4. Komix Herbal

Komix Herbal cocok untuk kamu yang mencari obat batuk berbahan alami. Kombinasi lagundi, jahe merah, thyme, peppermint, licorice, dan madu di dalamnya membantu meredakan batuk, mengurangi gatal di tenggorokan, serta mengencerkan dahak.

Selain itu, kandungan herbalnya juga membantu tubuh melawan infeksi. Untuk ibu menyusui, konsumsi yang dianjurkan adalah 1 tube, 3 kali sehari.

5. Guaifenesin Tablet Trifa

Guaifenesin Tablet Trifa bisa digunakan untuk mengatasi batuk berdahak. Kandungan guaifenesin bekerja dengan mengencerkan lendir di saluran pernapasan sehingga lebih mudah dikeluarkan, sekaligus membuat pernapasan terasa lebih lega.

Dosis umumnya 1–2 tablet, diminum 3–4 kali sehari sesuai anjuran.

6. Rexcof Plus

Rexcof Plus mengandung kombinasi bromhexine dan guaifenesin yang bekerja sebagai ekspektoran, yaitu membantu mengencerkan dahak agar lebih mudah dikeluarkan saat batuk.

Obat batuk buat ibu menyusui ini tersedia dalam bentuk sirup dan biasanya diminum 1–2 sendok makan, 3 kali sehari.

7. Konidin OBH Sirup

Konidin OBH bisa menjadi pilihan untuk meredakan batuk berdahak. Kandungan akar manis dan amonium klorida di dalamnya membantu mengencerkan dahak sehingga lebih mudah dikeluarkan.

Obat ini berbentuk saset dan umumnya diminum 1–2 saset sebanyak 3–4 kali sehari. Namun, perlu diperhatikan bahwa kandungan akar manis tidak disarankan untuk ibu hamil.

Baca juga artikel terkait SUPPLEMENT CONTENT atau tulisan lainnya dari Risa Fajar Kusuma

diajeng.id - Diajeng
Kontributor: Risa Fajar Kusuma
Penulis: Risa Fajar Kusuma
Editor: Risa Fajar Kusuma & Dhita Koesno