Menuju konten utama

5 Rekomendasi Buku Parenting & Motherhood, Orang Tua Wajib Baca

Dari novel The School for Good Mother sampai buku panduan Anak Juga Manusia, referensi berikut mengulas topik parenting secara komprehensif.

5 Rekomendasi Buku Parenting & Motherhood, Orang Tua Wajib Baca
Header Diajeng Rekomendasi Buku tentang Motherhood & Parenting. FOTO/iStockphoto

diajeng.id - Dalam perjalanan parenting yang penuh kejutan dan lika-liku, kita sering mencari pegangan atau panduan, dan salah satu jalannya dengan membaca buku-buku parenting/motherhood.

Lima rekomendasi buku parenting dan motherhood di bawah ini ini wajib masuk daftar bacaan kamu yang sedang membutuhkan petunjuk bagaimana metode parenting atau pola asuh yang baik.

Bukan sekadar teori, buku-buku ini juga menawarkan kebijaksanaan, perspektif baru, dan alat praktis yang akan memberdayakan kamu sebagai orang tua dalam petualangan pengasuhan.

Rekomendasi Buku Parenting dan Motherhood Terbaik

Diajeng merekomendasikan lima buku parenting dan motherhood yang wajib jadi bacaan orang tua, simak ulasan singkatnya di bawah ini

1. The School for Good Mother - Jessamine Chan

The School for Good Mother Jessamine Chan
The School for Good Mother Jessamine Chan. foto/Goodreads

Buku debut penulis, Jessamine Chan k k mengajak kita melihat dunia parenting dari sisi yang jarang dibicarakan: sisi ketika seorang ibu dinilai, diawasi, dan dihakimi hanya dari satu kesalahan.

Melalui tokoh Frida Liu, Jessamine menggambarkan tekanan yang dihadapi ibu modern, mulai dari kegagalan pernikahan, tuntutan sosial, hingga beban ekspektasi untuk selalu menjadi ibu yang “benar”.

Sampai Frida mengalami satu hari yang buruk: hak asuh anaknya dipertaruhkan karena program reformasi pemerintah.

Pembaca pun diajak masuk ke sistem yang memperlakukan pengasuhan seperti ujian yang bisa lulus atau gagal.

The School for Good Mother bukan buku parenting dengan tips praktis, melainkan cermin reflektif tentang betapa kerasnya dunia terhadap ibu yang tidak sempurna.

Ceritanya menohok, menegangkan, sekaligus emosional, terutama bagi orang tua yang pernah merasa takut dinilai atau merasa tidak cukup baik.

2. Bringing Up Bebe - Pamela Druckerman

 Bringing Up Bebe Pamela Druckerman
Bringing Up Bebe - Pamela Druckerman. foto/Goodreads

Lewat pengalamannya membesarkan anak di Paris, penulis Pamela Druckerman mengajak kita mengintip cara orang tua Prancis menjalani pengasuhan dengan lebih tenang dan percaya diri.

Ia terkejut melihat anak-anak Prancis yang bisa tidur lebih cepat, makan dengan rapi, dan mampu bermain sendiri tanpa kehilangan rasa ingin tahu dan keceriaan mereka.

Dari rasa penasaran itulah, Druckerman mulai mencatat kebiasaan, prinsip, dan sikap orang tua Prancis terhadap anak-anak mereka.

Bringing Up Bébé terasa seperti obrolan hangat yang membuka sudut pandang baru tentang parenting: bahwa mendidik anak tidak harus selalu melelahkan dan penuh rasa bersalah.

Buku yang juga menyertakan Bébé Day by Day: 100 Kunci Pengasuhan Anak ala Prancis ini mengajak orang tua untuk memberi batasan dengan konsisten, memercayai anak, dan yang tak kalah penting, tetap menikmati hidup sebagai orang dewasa.

Menjadi salah satu buku terlaris versi New York Times tahun 2012, bacaan ini cocok bagi orang tua yang ingin membesarkan anak dengan seimbang, tanpa harus mengorbankan diri sendiri sepenuhnya.

3. Peaceful Parent, Happy Kids - Dr. Laura Markham

Peaceful Parent Happy Kids
Peaceful Parent Happy Kids Dr Laura Markham. foto/Goodreads

Buku ini hadir untuk orang tua yang lelah berteriak, mengancam, atau merasa bersalah setelah kehilangan kesabaran.

Dalam bukunya, Dr. Laura Markham menekankan satu hal sederhana namun mendasar: hubungan emosional adalah fondasi dari pengasuhan yang efektif.

Dengan memahami cara kerja otak anak dan emosi mereka yang belum matang, orang tua diajak untuk merespons perilaku anak bukan dengan hukuman, melainkan dengan empati dan kehadiran penuh.

Peaceful Parent, Happy Kids membantu orang tua melihat bahwa disiplin diri anak justru tumbuh dari koneksi, bukan kontrol.

Buku ini juga mengajak kita bercermin pada emosi sendiri, bagaimana mengelolanya agar tidak meledak di saat genting.

Dengan contoh konkret dan bahasa yang membumi, buku ini cocok bagi orang tua yang ingin mengubah pola pengasuhan dengan cara yang positif dan membangun rumah yang lebih tenang serta bahagia, tanpa kehilangan batasan yang sehat dan jelas.

4. The Book You Wish Your Parents Had Read - Philippa Perry

The Book You Wish Your Parents Had Read Philippa Perry
The Book You Wish Your Parents Had Read Philippa Perry. foto/Goodreads

Buku ini seperti percakapan jujur yang menenangkan, bukan menggurui, apalagi menghakimi.

Philippa Perry mengajak orang tua melihat pengasuhan dari akarnya: diri kita sendiri.

Perry mengingatkan bahwa cara kita dibesarkan, luka-luka kecil (atau besar) dari masa lalu, dan kebiasaan emosional yang kita bawa sangat memengaruhi hubungan dengan anak.

Alih-alih mengejar pola asuh sempurna, Perry menekankan pentingnya membangun hubungan yang aman, hangat, dan jujur.

The Book You Wish Your Parents Had Read memberi ruang bagi orang tua untuk menerima ketidaksempurnaan tanpa rasa bersalah berlebihan.

Buku ini membantu kita memahami makna di balik perilaku anak, mengelola emosi bersama, dan yang paling penting adalah belajar memperbaiki kesalahan ketika itu terjadi.

Bacaan yang dipublikasikan perdana pada tahun 2019 dan langsung menjadi buku terlaris versi Sunday Times ini cocok bagi orang tua yang ingin memutus pola lama dan membesarkan anak dengan empati, kesadaran, dan koneksi emosional yang lebih sehat.

5. Anak Juga Manusia - Angga Setyawan

Anak Juga Manusia
Anak Juga Manusia. foto/Dok. Mizan

Buku ini disusun oleh penulis sekaligus praktisi parenting Tanah Air Angga Setyawan yang juga merupakan founder @anakjugamanusia.

Isinya mengingatkan kita pada hal paling mendasar dalam pengasuhan yang sering terlupakan, menjabarkan bahwa anak adalah manusia seutuhnya, meski memiliki dunianya sendiri,mereka juga punya hati dan perasaan.

Dengan pemaparan bahasa sederhana, Angga seolah mengajak orang tua berhenti sejenak dari ambisi membentuk anak “ideal”, lalu benar-benar hadir dan mendengarkan.

Angga menegaskan bahwa anak bukan objek didik yang harus selalu patuh, melainkan titipan yang perlu diperlakukan dengan hormat dan kasih.

Anak Juga Manusia tidak menuntut orang tua untuk menjadi sempurna. Justru sebaliknya, buku ini mengajak orang tua untuk tumbuh bersama anak, belajar, memperbaiki diri, dan membuka hati.

Dilengkapi ilustrasi dan renungan yang menenangkan, buku ini cocok dibaca perlahan, direnungkan, dan dijadikan pengingat harian bahwa pengasuhan terbaik sering kali dimulai dari sikap paling sederhana: memanusiakan anak.

Selain tentang parenting, kamu juga bisa membaca rekomendasi buku lainnya melalui link berikut ini: Buku.

Baca juga artikel terkait BACA BUKU atau tulisan lainnya dari Dhita Koesno

diajeng.id - Diajeng
Penulis: Dhita Koesno
Editor: Sekar Kinasih