diajeng.id - Komunitas Lab Belajar Ibu (LBI), berkolaborasi dengan Paragon menyelenggarakan Festival Lab Belajar Ibu “Semua Karier Ibu Dirayakan”. Acara yang diadakan pada hari Sabtu, 24 Oktober 2026 ini mengambil tema “Berkarier, Bertumbuh, Menjadi Ibu”. Bertempat di Paragon Community Hub, Jakarta, tercatat lebih dari 280 orang hadir memeriahkan acara ini.
Festival Lab Belajar Ibu diselenggarakan dengan tujuan untuk membuka perspektif tentang beragam makna dan perjalanan karier perempuan setelah menjadi ibu. LBI bersama dengan Paragon, menghadirkan pengalaman tentang proses berkarier, bertumbuh, dan beradaptasi dalam berbagai fase kehidupan.
Rangkaian Festival Lab Belajar Ibu diawali dengan sambutan dari Community Founder LBI, Annisa Anindita Zein, yang dilanjutkan dengan sesi inspiratif Story Stage “Ini Karierku” bersama komunitas yang telah dikurasi oleh LBI. Menghadirkan kisah rangkaian perjalanan masa transisi para perempuan hingga menemukan ruang bertumbuh, bermanfaat, dan menjadi diri sendiri.

Anindita Zein selaku LBI Community Founder menyatakan rasa harunya terhadap antusiasme para peserta Festival Lab Belajar Ibu. Di tengah sesinya, ia menyampaikan bahwa ketika dukungan negara terhadap perempuan belum hadir secara maksimal, keberadaan komunitas menjadi sangat krusial sebagai wadah yang aman untuk saling menguatkan.
Melalui LBI, Dita, begitu sapaan akrabnya, memperjuangkan redefinisi makna karier agar tidak hanya diukur dari kemampuan menghasilkan uang. Tetapi juga terukur dari berkarya dan progress mengikuti season of life setiap perempuan. Baginya, LBI hadir agar api dalam diri perempuan terus menyala.
Dita berharap, melalui pagelaran yang bisa dianggap sebagai “hajatannya Ibu-ibu” ini, para Ibu bisa mendapatkan jeda untuk beristirahat, melihat kembali bagaimana mereka menghargai pilihan kariernya, berkenalan serta membangun jejaring.

Acara utama berlanjut pada Grand Talkshow “Berkarier, Bertumbuh, Menjadi Ibu” yang menghadirkan tiga narasumber, Nada Arini (@nada_arini), Amalia K. Nisa (@mommenkeu) dan Mira G.S. (@mirasumawijaya). Ketiganya berbagi kisah bagaimana mereka melalui proses bertumbuh, beradaptasi, dan menemukan makna di setiap fasenya.
Salah satu pembicara, Amalia yang juga founder dari @mommenkeu Manajemen Keuangan Keluarga menekankan pentingnya punya ruang untuk diri sendiri bagi seorang ibu. “Dalam sehari, paling tidak ada satu hal yang dilakukan perempuan murni untuk dirinya sendiri. Bukan dalam perannya sebagai ibu, istri, atau untuk orang lain,” tuturnya.
Pada sesi siang hari, rangkaian acara Festival Lab Belajar Ibu dilanjutkan dengan berbagai pilihan workshop seperti Guided Journaling (Rara Noormega, S.Psi), Public Speaking (Anandistya MR, S.Mn, CPS), dan Flower Arrangement (Rangkai Bareng). Sesi workshop ini menjadi momen bagi para ibu dan sister untuk bisa me-time sambil upgrade skill baru.
Bagi peserta yang tidak mengikuti workshop, masih ada sesi interaktif A Learning Journey: “Jalan Ibu Berbeda-beda”. Sesi ini mengajak peserta berbincang tentang dinamika peran ibu yang bertumbuh dengan keunikan kariernya, bersama 3 sosok ibu inspiratif : Jamika Nasaputra (@jamikanasaputra), Anindya R. Fauziah (@anindyarizfa), dan Afifah A. Maghend (@fifimaghend).

Istimewanya, wadah ini tidak hanya dirancang untuk para ibu tetapi juga menjadi ruang rekreasi yang hangat bagi keluarga. Anak dan pasangan dapat menikmati berbagai sesi interaktif, mulai dari Kids Yoga Session with Yogaland, Pop Up Class with Binar Bermain, dan Read Aloud & Bookish Play with Read Aloud Jakbar, hingga free play area bersama keluarga. Keseruan acara semakin meriah dengan hadirnya beraneka ragam pilihan tenant & booth. Ada berbagai macam produk tersedia, mulai dari lini kecantikan, fashion, buku hingga makanan dan minuman.
Antusiasme peserta juga terpancar dari apa yang dirasakan oleh salah satu peserta Workshop Public Speaking, Anisha Ayuning Tryas. “Meski durasinya singkat, kelas ini sangat bermakna dan impactful. Materinya terasa begitu mengena dan mudah diaplikasikan. Sesi praktik interaktif, studi kasus sederhana, dan umpan balik dari pembicara memperkaya keilmuan public speaking saya,” ujarnya.
Melalui acara ini, LBI menegaskan kembali misi utamanya bahwa setiap langkah, pilihan, dan fase transisi yang dijalani seorang perempuan adalah bentuk karier bertumbuh yang layak mendapatkan apresiasi dan dirayakan.
Bagi Busist yang ingin menyimak cuplikan rangkaian acara serta dokumentasi Festival Lab Belajar Ibu, informasi lengkap diunggah melalui akun Instagram LBI (@labbelajaribu) dan akun LinkedIn LBI.
Lab Belajar Ibu adalah komunitas daring nirlaba yang menyediakan wadah bagi para ibu dan sister untuk mengeksplorasi dan mengembangkan potensi diri. Mendukung dan menjadi teman perjalanan para ibu dan sister yang memiliki aspirasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,
Melalui berbagai programnya, LBI mendorong para ibu dan sister untuk melahirkan karya-karya yang selaras dengan keahlian maupun bidang studi yang ditekuni. Lab Belajar Ibu hadir sebagai ruang aman untuk bertumbuh bagi para ibu, baik dari peran yang dominan di ranah domestik menuju ranah publik, maupun sebaliknya. Karena apapun pilihannya, semua karier ibu layak dirayakan.
Editor: Siaran Pers