Sekar Kinasih

Sekar Kinasih

Setelah menyelesaikan studi Kajian Asia-Pasifik di Canberra pada 2019, Sekar konsisten menulis esai tentang politik, budaya, sejarah, dan isu perempuan untuk Tirto. Pernah mengikuti pelatihan hak asasi dan perlindungan jurnalis perempuan dari OHCHR dan UNESCO pada 2022, serta telah memiliki Sertifikasi Kompetensi Jurnalis Muda.

 

Saat ini Sekar mengelola kanal Diajeng, program Tirto yang berperspektif adil gender, peka terhadap kesehatan mental, dan responsif terhadap dinamika masyarakat urban. Ia juga mengembangkan dan menyunting berbagai konten kolaboratif dengan partner, merumuskan gagasan artikel dan infografik tematik, serta memastikan publikasinya tetap selaras dengan karakter editorial Diajeng.

 

Di luar ruang redaksi, Sekar aktif dalam kegiatan komunitas Diajeng melalui pelatihan kreatif dan diskusi pemberdayaan dengan perempuan pelaku usaha dan pekerja kreatif (Pasar Diajeng, Tingle to Mingle, Creative Cash Club).

 

Sekar juga pernah terlibat sebagai pembicara dalam sejumlah diskusi publik, termasuk bersama Wikimedia Indonesia mengenai representasi perempuan di media serta percakapan tentang perempuan dan kerja perawatan bersama organisasi masyarakat sipil.

Indeks Tulisan

Underconsumption Core: Tren Konten Estetik dari Hidup Sederhana
Level Up
Minggu, 11 Okt

Underconsumption Core: Tren Konten Estetik dari Hidup Sederhana

Yang berubah adalah cara kita mengonsumsi sesuatu, atau juga cara kita menampilkan perilaku konsumsi di media sosial?
Lebih Kritis Mencermati Konten Influencer Pamer Kemewahan
Level Up
Jumat, 2 Okt

Lebih Kritis Mencermati Konten Influencer Pamer Kemewahan

Meski sekilas kelihatan "tidak berbahaya" sebagai pilihan pribadi, konsumerisme dan kemewahan menjadi persoalan berbeda ketika dipamerkan ke publik.
Merawat Ingatan Gerakan Perempuan: Diskusi Buku Kuntilanak Wangi
Binar
Sabtu, 26 Sept

Merawat Ingatan Gerakan Perempuan: Diskusi Buku Kuntilanak Wangi

Diskusi buku sejarah Gerwani karya Saskia E. Wieringa ini menjadi pengingat bahwa penindasan penguasa terhadap gerakan perempuan tidak boleh dilupakan.
Aksi Aktivis Iklim Dayeon Lee Menggerakkan Penggemar K-pop
Binar
Jumat, 25 Sept

Aksi Aktivis Iklim Dayeon Lee Menggerakkan Penggemar K-pop

Kecintaan pada Bumi dan dunia K-pop menjadi api penyemangat Dayeon Lee dalam menjalankan aktivisme perlindungan iklim bersama gerakan Kpop4planet.
Menemukan Pelarian dan Ruang Berdaya lewat Fiksi Romantis
Binar
Kamis, 24 Sept

Menemukan Pelarian dan Ruang Berdaya lewat Fiksi Romantis

Sejauh mana para pembaca, terutama perempuan, dapat menjaga jarak dari fantasi tentang relasi problematik dalam fiksi romantis?
Mindfulness: Antara Perawatan Diri & Kritik Budaya Produktivitas
Level Up
Kamis, 17 Sept

Mindfulness: Antara Perawatan Diri & Kritik Budaya Produktivitas

Dalam realitas masyarakat pekerja modern yang kewalahan di bawah tekanan "hustle-culture", mindfulness mendulang popularitas sebagai "obat penawar".
Bukan KW, Bukan Palsu: Mengenal Fenomena
Glow Guide
Rabu, 29 Juli

Bukan KW, Bukan Palsu: Mengenal Fenomena "Dupes"

Di era media sosial, kita semakin mudah menemukan pakaian dan kosmetik yang terinspirasi dari produk-produk premium dengan harga lebih terjangkau.
Urgensi Penguatan Praktik Bisnis Responsif Gender di Indonesia
Binar
Rabu, 8 Juli

Urgensi Penguatan Praktik Bisnis Responsif Gender di Indonesia

WISe Index, asesmen perusahaan untuk mendorong perbaikan berkelanjutan dalam praktik bisnis, dikembangkan oleh CARE dan Tirto.id dengan dukungan Kemen PPPA.
Transportasi Umum, Etika Penumpang, dan Stigma yang Melekat
Binar
Minggu, 5 Juli

Transportasi Umum, Etika Penumpang, dan Stigma yang Melekat

Dalam ruang publik yang dihuni oleh beragam karakter dan latar belakang, kepatuhan terhadap etika dan aturan transportasi umum menjadi tantangan tersendiri.
Interaksi Orang Tua & Anak: Esensi Parenting ala Raissa Hadiman
Binar
Jumat, 3 Juli

Interaksi Orang Tua & Anak: Esensi Parenting ala Raissa Hadiman

Psikolog Raissa Hadiman mengajak orang tua untuk memahami realitas pengasuhan sebagai proses yang dinamis, alih-alih faktor tunggal penentu masa depan anak.