diajeng.id - Sebagian dari kita pasti pernah mengalami mimpi yang berhubungan dengan pengalaman seksual.
Ketika kita terbangun, biasanya perasaan kita jadi campur aduk, antara bingung, malu, atau bahkan jadi bergairah, karena mimpi itu seperti nyata adanya.
Yang pasti, kamu tidak sendirian. Mimpi seks adalah bagian yang normal, sehat, dan sangat umum dari kehidupan manusia.
Berdasarkan survei dari SleepFoundation.org, hampir 80 persen responden melaporkan pernah bermimpi tentang seks setidaknya sesekali, bahkan studi lain menyebutkan angka pengalaman ini bisa melampaui 99 persen.
"Satu-satunya hal yang perlu dikhawatirkan adalah jika kamu terus-menerus bermimpi seks dan hampir setiap malam, serta terus memikirkan soal perselingkuhan dan hubungan seksual sepanjang hari. Jika hal ini terjadi, sebaiknya mintalah saran dari terapis," ujar Cheung dikutip dari VeryWell Mind.
Mengapa Kita Bisa Bermimpi Melakukan Seks?
Mengapa adegan-adegan intim ini muncul saat kita terlelap? Dalam psikologi, teori yang paling banyak diterima adalah "hipotesis kontinuitas". Teori ini menyatakan bahwa pikiran, perasaan, dan pengalaman kita sehari-hari berlanjut ke dalam mimpi di malam hari.
Oleh karena itu, orang dengan dorongan seksual tinggi di kehidupan nyata, seperti sering berhubungan intim, bermasturbasi, atau aktif berfantasi seksual, cenderung lebih sering bermimpi tentang seks.
Selain itu, tingkat stres yang tinggi dan hormon kortisol dapat mengubah konten mimpi serta membuat kita lebih mudah mengingat mimpi yang terasa hidup saat terbangun.
Faktor fisik seperti posisi tidur juga berpengaruh signifikan. Tidur dengan posisi tengkurap terbukti secara ilmiah meningkatkan peluang terjadinya mimpi seks, kemungkinan akibat adanya tekanan fisik langsung pada area genital.
Kadang-kadang, mimpi ini juga menjadi cara alam bawah sadar memproses seksualitas dan identitas gender, atau cara otak mengonsolidasikan memori dengan mengintegrasikan ingatan lama dan baru.
Makna di Balik Mimpi Seks: Pasangan, Mantan, dan Teman
Membuat penafsiran setelah bermimpi seks bukanlah hal yang aneh dan tabu. Ada beberapa makna yang bisa diambil ketika sering bermimpi seks.
Mimpi Seks dengan Pasangan Saat Ini
Masih melansir laman VeryWell Mind, mimpi ini dialami oleh sekitar sepertiga orang.Menurut analis mimpi Lauri Quinn Loewenberg, mimpi ini bisa melambangkan hubungan mendalam yang baru saja terjalin pada tingkat intelektual, spiritual, psikologis, atau emosional.
Sebaliknya, ini juga bisa menandakan kebutuhan mendesak untuk menghubungkan kembali keintiman yang merenggang atau hambar. Mimpi ini bisa juga muncul hanya karena pasangan merupakan bagian dari rutinitas harianmu.
Mimpi Seks dengan Mantan Kekasih
Bermimpi tentang mantan adalah hal yang sangat lazim. Jika baru putus, mimpi ini melambangkan proses penyesuaian diri atau kesedihan yang belum selesai.Namun, jika mimpi ini berulang setelah bertahun-tahun, itu bisa mengindikasikan adanya rasa hampa dalam hubunganmu saat ini, atau kamu merindukan perasaan tertentu yang dulu diberikan oleh mantan tersebut, seperti rasa dipahami atau dihargai.
Di sisi lain, bermimpi tentang mantan juga bisa menandakan kamu telah melangkah maju (move on) dan siap menerapkan pelajaran dari masa lalu ke hubungan yang baru.
Mimpi Seks dengan Teman
Sekitar 15 persen hingga 20 persen orang pernah memimpikan teman mereka sendiri. Ini tidak selalu berarti kamu memiliki ketertarikan seksual secara sadar pada mereka.Mimpi ini kerap menunjukkan bahwa kamu merasa sangat dekat dengan mereka, atau ingin mempererat hubungan pertemanan yang renggang.
Jika teman tersebut dianggap sebagai sosok yang "terlarang," mimpi ini bisa jadi melambangkan keinginan bawah sadar untuk mengambil risiko atau melakukan petualangan baru.
Apa yang Bisa Dilakukan setelah Terbangun?
Saat tersadar dari mimpi seks, jangan terburu-buru merasa bersalah atau cemas, bahkan jika mimpi tersebut melibatkan hal yang dianggap tabu. Cobalah beberapa langkah positif berikut ini.
Gali Emosi secara Simbolis
Menurut psikolog sekaligus terapis seks Dr. Janet Brito dalam artikel di Healthline, penting untuk fokus pada perasaan yang muncul di akhir alur mimpi guna memahami kebutuhan emosional apa yang sedang dicari di kehidupan nyata oleh alam bawah sadar.
Buat Catatan Usai Bermimpi
Setelah terbangun dari tidur, cobalah untuk menulis mimpimu di buku catatan. Tuliskan inti yang bisa kamu ingat dan letakkan bukunya di dekat tempat tidur. Setelah memiliki 3 sampai 5 catatan, ulas kembali untuk mendeteksi pola berulang yang mungkin perlu didiskusikan bersama pasangan.
Lakukan "Soul Appointment"
Sisihkan waktu 20-60 menit tanpa gawai untuk terhubung kembali dengan diri sendiri. Tenangkan diri dengan cara menarik napas dalam-dalam, ulangi sebanyak lima kali, lalu lakukan pemindaian tubuh (body scan) untuk menyadari di mana emosimu tertinggal dan biarkan tubuh kamu yang "berbicara".
Perbaiki Pola Tidur dan Kelola Stres
Terapkan jadwal tidur yang konsisten, gunakan strategi relaksasi sebelum tidur, dan hindari posisi tidur tengkurap untuk mengurangi frekuensi mimpi erotis.Apabila mimpi seks terasa sangat mengganggu, berulang secara berlebihan, melibatkan unsur kekerasan, atau berkaitan dengan trauma masa lalu seperti PTSD, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan mental demi mendapatkan penanganan yang tepat.
Artikel terkait lainnya juga bisa dibaca di sini.
Editor: Sekar Kinasih