Dhita Koesno

Dhita Koesno

Dhita Koesno adalah lulusan Jurnalistik, IISIP Jakarta yang memiliki pengalaman bekerja di media sejak 2006. Ia pernah menulis untuk antaranews, indocinema.com, Indonesiaontime.com, inilah.com, dan liputan6.com.

 Pada Desember 2018, Dhita bergabung dengan tirto.id yang berdomisili di DI Yogyakarta dengan banyak menulis tentang edukasi, parenting, sosial budaya, menulis kreatif, melakukan penelitian berita, optimasi konten, dan editing berita, serta bertanggung jawab untuk perencanaan berita & riset konten dengan pendekatan SEO.

Indeks Tulisan

Dari Teman Jadi Kekasih, Apa yang Dipertaruhkan?
Relasi Rasa
Senin, 31 Agt

Dari Teman Jadi Kekasih, Apa yang Dipertaruhkan?

Menurut survei, sekitar 66 persen pasangan ternyata memulai jalinan asmara mereka dari hubungan persahabatan. Apa kamu juga begitu?
Tidak Semua Orang Suka Kita, Memangnya Kenapa?
Relasi Rasa
Minggu, 30 Agt

Tidak Semua Orang Suka Kita, Memangnya Kenapa?

Merasa tidak disukai orang lain adalah pengalaman jamak setiap orang. Apa yang bisa dilakukan agar kita tidak terlalu terbebani dengan pikiran tersebut?
Memperlakukan Pasangan sebagai Sahabat, Sehatkah untuk Relasi?
Relasi Rasa
Minggu, 30 Agt

Memperlakukan Pasangan sebagai Sahabat, Sehatkah untuk Relasi?

Menjadikan pasangan atau kekasih sebagai sahabat bisa mengajarkan kita untuk menghargai kebebasan dan minatnya di luar konteks asmara.
Anak Punya Teman Imajiner, Kapan Orang Tua Harus Concern?
Caregiving
Kamis, 27 Agt

Anak Punya Teman Imajiner, Kapan Orang Tua Harus Concern?

Menurut studi, pada usia 7 tahun sekitar 37 persen anak membawa permainan imajinatif mereka secara mendalam dengan menciptakan teman yang tak terlihat.
Lelah Jadi Tempat Curhat Teman, Harus Bagaimana?
Relasi Rasa
Selasa, 25 Agt

Lelah Jadi Tempat Curhat Teman, Harus Bagaimana?

Mendengarkan keluh kesah teman sebenarnya wajar, bahkan bisa memperkuat persahabatan jika porsinya sehat. Namun, bagaimana jika berlebihan?
Level Up
Senin, 24 Agt

"Klemar-Klemer": Mengapa Kita Bisa Kehilangan Sense of Urgency?

Menjadi lebih responsif dan tidak "klemar-klemer" bukan berarti hidup dalam stres permanen, melainkan sebuah keputusan untuk belajar menghargai waktu.
Tidak Mau Melakukan Apa-Apa? Ya, Tidak Apa-Apa
Level Up
Minggu, 23 Agt

Tidak Mau Melakukan Apa-Apa? Ya, Tidak Apa-Apa

Secara biologis, saat tekanan hidup menumpuk terlalu lama, sistem saraf kita bisa masuk ke dalam apa yang disebut sebagai "respons beku" (freeze response).
Mengapa Anak Bisa Sangat Terikat dengan Boneka atau Selimutnya?
Caregiving
Minggu, 23 Agt

Mengapa Anak Bisa Sangat Terikat dengan Boneka atau Selimutnya?

Benda-benda ini hadir sebagai jembatan emosional saat anak mulai belajar mandiri dan menyadari bahwa dirinya adalah individu terpisah dari orang tuanya.
Mengapa di Usia 30 dan 40-an Kita Sering Kehilangan
Level Up
Sabtu, 22 Agt

Mengapa di Usia 30 dan 40-an Kita Sering Kehilangan "Spark"?

Memasuki usia 30-an, kita mulai mengevaluasi keputusan masa lalu dengan sudut pandang lebih matang, bahkan menganggap pilihan masa muda tak lagi relevan.
Anak Mulai Sering Berkata Kasar, Perlukah Orang Tua Khawatir?
Caregiving
Jumat, 21 Agt

Anak Mulai Sering Berkata Kasar, Perlukah Orang Tua Khawatir?

Menghadapi anak yang mengerti kata-kata makian perlu kesabaran ekstra, tetapi momen ini juga bisa jadi peluang untuk ajarkan kecerdasan emosional pada anak.