Menuju konten utama

Tanda-Tanda Dia Tidak Tertarik: Kapan Waktunya Kita Mundur?

Saat suka seseorang, kita berpegang pada chemistry yang pernah terjadi dan keyakinan kita sendiri. Akibatnya, sinyal penolakan darinya sering kita abaikan.

Tanda-Tanda Dia Tidak Tertarik: Kapan Waktunya Kita Mundur?
Header diajeng tanda dia tidak tertarik. FOTO/iStockphoto

diajeng.id - Pernah merasa cocok dan dekat dengan sosok pujaan, tetapi tiba-tiba komunikasi di antara kalian mulai terasa berbeda?

Ketika kita naksir pada seseorang, kita cenderung berpegang pada chemistry yang pernah terjadi dan keyakinan kita sendiri. Akibatnya, kita jadi mengabaikan tanda-tanda bahwa orang yang kita dekati tersebut sebenarnya mulai menjauh.

Padahal, sikap dan caranya berkomunikasi bisa menunjukkan apa sebenarnya dia masih tertarik dengan kita atau tidak.

Jika orang yang kita sukai tersebut memang tidak memiliki perasaan yang sama, kita tidak perlu memaksakan hubungan atau terus mencari-cari alasan untuk bertahan.

Meski rasanya menyakitkan, belajar mengenali tanda-tanda tersebut penting agar kita tidak terus berharap atau memaksakan hubungan yang hanya berjalan dari satu sisi.

Berikut ini adalah tanda-tanda apabila orang yang kamu sukai tidak tertarik denganmu.

1. Tidak bersemangat dengan obrolanmu

Apabila orang yang kamu sukai punya banyak kesempatan untuk chatting denganmu tetapi tidak pernah mengambil inisiatif, bisa jadi dia memang tidak memiliki ketertarikan.

Begitu pula jika setiap kali kalian mengobrol, dia selalu berusaha mengakhiri percakapan atau membiarkannya berhenti begitu saja.

2. Bahasa tubuh

Sikap seperti menghindari kontak mata, menjaga jarak, mengarahkan tubuh menjauh, tidak menunjukkan respons saat diajak berbicara, atau sering melihat ke sekeliling bisa menjadi tanda bahwa perhatiannya tidak tertuju padamu.

Kalau sikap tersebut sering muncul, kemungkinan dia memang kurang tertarik padamu.

3. Selalu terlihat sibuk

Sekali atau dua kali membatalkan janji tentu masih bisa dimaklumi.

Namun, jika dia sering membatalkan rencana, menjadwal ulang pertemuan, atau hanya mengajak bertemu secara mendadak, bisa jadi minatnya padamu memang kurang.

Kalau ada orang yang memang ingin bertemu dengan kita, ingatlah bahwa dia akan berusaha hadir untuk menyediakan waktu dan kepastian.

4. Cara dia memperlakukanmu

Coba perhatikan bagaimana dia berinteraksi dengan orang lain.

Ketika seseorang tertarik secara romantis pada kita, biasanya ada sedikit perbedaan dalam cara dia memberikan perhatian, meskipun tidak selalu terlihat mencolok.

Kalau tidak ada perlakuan khusus dan sikapnya kepadamu sama persis seperti kepada teman-temannya, bisa jadi dia hanya menganggapmu sebagai teman.

5. Tidak berusaha berada di dekatmu

Orang yang tertarik pada kita biasanya akan menemukan alasan untuk mendekat atau berada di tempat yang sama dengan sosok yang disukainya.

Cara setiap orang menunjukkan ketertarikannya memang bisa berbeda-beda, tetapi jika dia sama sekali tidak menunjukkan kecenderungan untuk mendekat ke kamu, hal itu patut diperhatikan.

6. Dia membicarakan perempuan lain

Kalau dia sering bercerita tentang perempuan lain yang disukai, ingin dikencani, atau bahkan sedang menjalin hubungan dengannya, kemungkinan besar dia tidak melihat eksistensimu dari kacamata yang romantis.

7. Menghindari pembicaraan soal asmara

Jika orang yang kamu sukai selalu mengalihkan obrolan tentang cinta atau malah membicarakan orang lain yang disukainya, bisa jadi kamu salah memahami perasaannya. Atau, bisa jadi kamu sudah mengucapkan hal-hal yang melewati batas kenyamanannya.

Alih-alih kamu memaksakan percakapan, sebaiknya beri dia ruang dan biarkan semuanya berjalan sewajarnya.

8. Memberikan sinyal yang membingungkan

Ketika sikapnya terasa tidak konsisten, cobalah berhenti mengejar dan biarkan dia mengambil inisiatif. Namun, perlu diingat bahwa ketika dia akhirnya menghubungimu, bukan berarti perasaannya tiba-tiba berubah.

Bisa saja dia hanya ingin bersikap sopan, membalas pesan, atau tidak ingin menyakiti perasaanmu. Penting diingat, apabila kalian sudah cukup dekat, lebih baik tanyakan perasaannya secara terbuka dan hargai apa pun jawabannya.

9. Menjauh secara fisik

Kamu mungkin sadar bahwa orang yang kamu sukai selalu mundur atau menjaga jarak ketika kamu berada di dekatnya.

Misalnya, saat kamu membuka lenganmu untuk memeluk, tangannya justru tetap berada di saku. Atau ketika kamu mencoba duduk di sebelahnya, dia malah memilih tempat lain.

Jika dia terus menjauh, jangan memaksakan diri untuk mendekat. Hargai ruang yang sedang dia buat karena bisa jadi itu adalah caranya menyampaikan ketidaktertarikan padamu.

Baca juga artikel terkait SUPPLEMENT CONTENT atau tulisan lainnya dari Risa Fajar Kusuma

diajeng.id - Diajeng
Kontributor: Risa Fajar Kusuma
Penulis: Risa Fajar Kusuma
Editor: Sekar Kinasih